HALUAN MADRASAH

Lestarikan Budaya Minangkabau, Siswa MAN 2  Bukittinggi Raih Juara 1

×

Lestarikan Budaya Minangkabau, Siswa MAN 2  Bukittinggi Raih Juara 1

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI, harianhaluan.id – Tim Panitahan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bukittinggi terdiri dari  Abdul Razzaq, Arfandika Mulia, Habib Hamdani, Muhammad Aldi, Arya Saputra dan Farhan Al Maturuzi berhasil menyabet gelar Juara 1 dalam perlombaan Panitahan (Silek Lidah) Tingkat Kota Bukittinggi .

Kegiatan tersebut digelar Dinas Kebudayaan Sumbar dalam acara Alek Anak Nagari Kurai Kota Bukittinggi.

Lomba yang diikuti peserta dari berbagai masalah dan sekolah se-Kota Bukittinggi tersebut bertujuan untuk menyaring talenta muda yang mampu mempertahankan tradisi berbalas pantun dan pidato adat (pasambahan), sebuah seni tutur yang kian langka di era digital.

Sejak babak penyisihan, penampilan Aldi Saputra dan kawan – kawan memang sudah mencuri perhatian para dewan juri yang terdiri dari para niniak mamak dan tokoh adat Kurai Limo Jorong. Dengan mengenakan pakaian adat siswa tampil percaya diri di atas panggung.

Baca Juga  MAN Lima Puluh Kota Ikuti Uji Coba OSN-P SMA/MA 

Kemampuannya dalam mengolah kata, ketepatan logika sastra Minang, serta intonasi suara yang tegas namun santun (raso jo pareso) berhasil memukau hadirin. 

Keberhasilan ini tidak luput dari latihan intensif yang dijalani siswa di bawah bimbingan Jendri Hidayat.

“Awalnya ada kekhawatiran juga mengingat waktu persiapan yang tidak lama, namun semakin dekat ke hari lomba optimis semakin kuat melihat semangat dan daya tangkap siswa saat diajarkan luar biasa. Selamat kepada siswa, semoga ananda dapat menularkan kepada siswa lainnya. Budaya harus dilestarikan agar tidak hilang ditelan zaman, oleh karena itu salah satu cara melestarikan budaya adalah melalui pendidikan,” katanya.

Lestarikan Budaya Minangkabau

Kepala MAN 2 Bukittinggi Amri J menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian siswanya.

 “Ini bukti bahwa jika diberi ruang dan bimbingan, generasi muda kita sangat mencintai budayanya. Selamat kepada Tim Panitahan MAN 2  Bukittinggi dan terimakasih kepada Ustad Jendri atas bimbingannya. Semakin modern zaman kekhawatiran akan tergerusnya budaya semakin terasa, kami  sangat senang ada lomba seperti ini. Kami berharap prestasi ini memicu siswa lain untuk ikut mempelajari alua pasambahan,” tuturnya.

Baca Juga  Rapat Evaluasi di Kankemenag, MTsN 5 Padang Ikuti

Aldi dan kawan – kawan mengaku semangat sedari awal saat terpilih mewakili madrasah, melalui prestasi ini mereka dapat membangggakan orang tua dan madrasah serta dapat menginspirasi siswa lainnya. Semoga kedepannya akan ada lomba serupa sehingga kami dapat memberikan yang terbaik lagi.

“Belajar panitahan itu asyik, seperti belajar berdiplomasi lewat seni kata. Kami ingin membuktikan bahwa anak muda  tidak hanya keren di teknologi, tapi juga ‘berakar’ pada adat Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah,” katanya. (humas)