PESISIR SELATAN, harianhaluan,id – Kepala MTsN 2 Pesisir Selatan (Pessel), Alfauzan, memberikan apresiasi kepada seluruh tim kerja madrasah yang terus menunjukkan semangat belajar dan berbenah dalam mewujudkan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI-WBK/WBBM). Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan dalam rapat dinas di ruang majelis guru MTsN 2 Pesisir Selatan, Senin (25/5/26).
Alfauzan menyampaikan bahwa MTsN 2 Pesisir Selatan merupakan salah satu madrasah yang ditunjuk berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Nomor 1710 Tahun 2016 tentang Penetapan Satuan Kerja Pilot Project Pembangunan Zona Integritas WBK. Penetapan tersebut menjadi amanah sekaligus tantangan bagi seluruh warga madrasah untuk membangun budaya kerja yang bersih, profesional, dan berorientasi pelayanan.
Lebih lanjut, Alfauzan menegaskan bahwa status sebagai madrasah piloting menuntut adanya gerakan perubahan dan pembaharuan secara menyeluruh, dimulai dari perubahan pola pikir dan budaya kerja masing-masing individu. Menurutnya, seluruh unsur madrasah harus memahami sistem pengelolaan ZI-WBK, terutama enam area penguatan yang menjadi fokus utama dalam pembangunan zona integritas di lingkungan madrasah.
Pada kesempatan itu, Kepala Madrasah juga menyampaikan bahwa Tim ZI-WBK MTsN 2 Pesisir Selatan telah dibentuk sejak akhir Desember 2025. Susunan kepengurusan inti terdiri dari Alfauzan, SAg, MM sebagai pembina dan penanggung jawab, Jafril, SAg sebagai Ketua, Refnita sebagai Sekretaris, serta Sri Asmara Diana, SPd.I sebagai bendahara. Ditetapkan pula koordinator untuk enam area penguatan ZI-WBK yang akan bertanggung jawab dalam pelaksanaan program dan pemenuhan eviden penilaian.
Alfauzan berharap seluruh personel yang tergabung dalam tim memiliki semangat perubahan, profesionalisme, etos kerja tinggi, serta rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas masing-masing. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan ZI-WBK tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan administrasi, tetapi juga komitmen bersama dalam menghadirkan tata kelola madrasah yang akuntabel dan melayani.
Sementara itu, Ketua Tim ZI-WBK MTsN 2 Pesisir Selatan, Jafril, menyampaikan bahwa pihaknya berencana melakukan pendampingan bersama Tim ZI-WBK MAN 2 Pesisir Selatan, baik secara luring maupun daring. Selain itu, pihaknya juga berharap mendapatkan kunjungan dari Tim ZI-WBK/WBBM Kemenag Pesisir Selatan guna memperoleh arahan, pengayaan, dan pemahaman yang lebih mendalam terkait implementasi pembangunan zona integritas di madrasah.
Jafril menambahkan bahwa proses pendampingan diawali dengan pemeriksaan dokumen eviden yang telah diunggah sebelumnya sebagai bahan penilaian ZI-WBK/WBBM. Ia menegaskan bahwa tim siap menerima berbagai masukan dan perbaikan demi penyempurnaan eviden serta peningkatan kualitas tata kelola madrasah. (humas).






