TANAH DATAR, Harian Haluan. id – MTsN 2 Tanah Datar terus berkomitmen menghadirkan kegiatan pembelajaran yang tidak hanya mengasah akademik, tetapi juga memperkuat karakter dan melestarikan kearifan lokal. Melalui kegiatan kokurikuler terbaru, para murid diajak untuk mendalami kerajinan tangan khas Minangkabau, yaitu menjahit/sulam Kapalo Samek.
Kegiatan dipandu Westri Yefrika Putri, SPd.I, selaku instruktur dan guru kesenian dan wali kelas di MTsN 2 Tanah Datar. Dengan sabar dan telaten, beliau membimbing para murid mengenal teknik dasar sulam kapalo samek sebuah seni menyulam tradisional yang membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan keahlian khusus.
Sulam kapalo samek dikenal dengan tekstur timbulnya yang unik menyerupai kepala jarum pentul (samek). Dalam proses pembelajarannya, para murud tidak hanya diajarkan cara mengolah benang dan kain, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai ketekunan, kerapian, serta rasa bangga terhadap warisan budaya daerah.
Westri Yefrika Putri, Senin (3/8/26) menyampaikan bahwa antusiasme para murid cukup tinggi dalam mengikuti kegiatan ini.

“Keterampilan seni tradisi seperti sulam kapalo samek ini sangat bernilai. Selain mengasah kreativitas dan motorik halus murid, kita juga sedang merawat warisan leluhur agar tidak punah ditelan zaman,” katnya di sela-sela kegiatan.
Langkah inovatif ini mendapat dukungan dari Kepala MTsN 2 Tanah Datar, Dr. Aslinda, MPd. Dia menyampaikan bahwa madrasah akan terus memfasilitasi ragam kegiatan positif yang mampu membentuk keunggulan komparatif bagi murid.
“Kami sangat mengapresiasi terobosan dalam kegiatan kokurikuler ini. Menjahit Kapalo Samek bukan sekadar kegiatan mengisi waktu, melainkan program pembentukan life skill berkarakter lokal. Harapan kita bersama, kerajinan Kapalo Samek ini nantinya dapat berkembang pesat dan menjadi Icon unggulan MTsN 2 Tanah Datar yang membanggakan,” tutur Aslinda. (humas).






