PADANG PANJANG, harianhaluan. id – Sebanyak 115 peserta dari Ambalan Gudep 007–008 MAN 1 Kota Padang Panjang melaksanakan kegiatan Napak Tilas, 29–30 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut berbentuk pengembaraan satu hari satu malam dengan rute menantang, sekaligus menjadi ajang pengujian SKK dan SKU bagi calon Penegak Laksana dan calon Penegak Bantara.
Rute pertama yaitu: Madrasah – Ganting – Sigando – Ekor Lubuk – Ngalau – Guguk Malintang – Tanah Hitam – Islamic Center – Madrasah.
Sedangkan Rute 2 yaitu: Madrasah – Paninjauan – Bulaan Tabek – Sungai Talang – Simpang 8 – Thawalib Putra – Diniyyah Puteri – Rel Kereta Api – BCL – Islamic Center – Madrasah.
Kegiatan itu tidak hanya menjadi sarana pengujian keterampilan, tetapi juga bertujuan untuk pembentukan karakter Ambalan MAN 1 Kota Padang Panjang serta persiapan menuju kegiatan Perkajusa.
Selain melibatkan purna dan guru, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari mahasiswa PL–KKN UIN Imam Bonjol Padang yang turut serta dalam pendampingan dan penguatan kegiatan.
Kehadiran mereka menambah semangat kebersamaan dan memperkuat kolaborasi antara madrasah dan perguruan tinggi.

Nila Fatmawati selaku Pembina menyampaikan harapan agar Napak Tilas menjadi pengalaman berharga yang menumbuhkan rasa cinta terhadap sejarah dan tanah air.
“Semoga setiap jejak yang kita lalui hari ini menjadi inspirasi untuk melangkah lebih baik dan lebih berarti di masa depan,” katanya.
Sementara itu, Kepala MAN 1 Kota Padang Panjang, Dr. Lainah, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah pembentukan generasi tangguh:
“Napak Tilas bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan batin untuk melatih disiplin, tanggung jawab, dan kebersamaan. Saya berharap seluruh peserta mampu menjadikan pengalaman ini sebagai bekal dalam menghadapi tantangan hidup, serta tetap menjaga nama baik madrasah di manapun berada,”ujarnya. (humas).






