KABA RANAH

Tablig Akbar LUAS Sakato di Sawahlunto, dari Maulid Nabi hingga Seruan Sinergi Ranah dan Rantau

×

Tablig Akbar LUAS Sakato di Sawahlunto, dari Maulid Nabi hingga Seruan Sinergi Ranah dan Rantau

Sebarkan artikel ini

Salah satu isu yang mencuat dalam dialog tersebut adalah persoalan tol dan flyover Padang Luar.

Buya Benni Warlis menjawab berbagai pertanyaan jemaah secara lugas dan terbuka. Dialog tersebut sekaligus menjadi ruang komunikasi antara masyarakat perantauan dengan kepala daerah asal mereka.

Kegiatan kemudian ditutup dengan zikir dan doa bersama yang dipimpin Buya NaRa, mubalig yang juga merupakan warga LUAS.

Seluruh rangkaian acara berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Acara dipandu Eva dan Salman Dt. Bagindo selaku pembawa acara hingga rangkaian kegiatan berakhir dengan foto bersama.

Baca Juga  Ledakan Tambang Batubara di PT NAL, Tim Investigasi Polda Sumbar Tidak Bisa Masuk

Bagi jemaah, tablig akbar tersebut bukan sekadar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Lebih dari itu, kegiatan menjadi momentum mempererat ukhuwah, menyatukan kekuatan ranah dan rantau, sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kampung halaman.

“Rasanya ingin kegiatan seperti ini kembali digelar,” ucap salah seorang jemaah.

Melalui tablig akbar tersebut, LUAS Sakato kembali memperlihatkan bahwa kekuatan perantau tidak hanya terletak pada ikatan kekeluargaan, tetapi juga pada kepedulian sosial, semangat keagamaan dan komitmen bersama untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. (*)

Baca Juga  Semarak Maulid Nabi di Padang, Wawako Maigus Nasir Gaungkan Program “Smart Surau” untuk Generasi Qur’ani