PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.ID – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Direktorat Penatagunaan Tanah melaksanakan kegiatan verifikasi dan validasi Lahan Baku Sawah (LBS) parsial, sebagai langkah strategis untuk menghadirkan data lahan sawah yang semakin akurat, mutakhir dan berkualitas.
Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan, Syafirizal, menyampaikan bahwa kegiatan diawali dengan rapat persiapan di Kantor Pertanahan Kabupaten Padang Pariaman. Rapat tersebut bertujuan menyamakan persepsi sekaligus memantapkan langkah pelaksanaan verifikasi dan validasi di lapangan, agar proses berjalan efektif dan sesuai dengan kondisi riil.
Usai rapat, tim melaksanakan pengecekan langsung di sejumlah titik lokasi dengan mencocokkan data spasial terhadap kondisi aktual di lapangan. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap data LBS memiliki tingkat akurasi yang tinggi.
Kegiatan verifikasi dan validasi lapangan dipimpin oleh Kasubdit Penataan dan Koordinasi Sektoral dan Regional Direktorat Penatagunaan Tanah, Dona Savitri bersama Seksi Survei dan Pemetaan Kantor Pertanahan Kabupaten Padang Pariaman, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait. Kolaborasi lintas sektor tersebut menunjukkan sinergi yang kuat dalam mendukung perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan.
Syafrizal berharap data LBS Kabupaten Padang Pariaman menjadi semakin valid dan terpercaya, sehingga mampu menjadi dasar yang kuat dalam penyusunan kebijakan pertanahan, perlindungan lahan pertanian, serta mendukung penguatan ketahanan pangan nasional.
Upaya ini juga menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan lahan produktif demi kesejahteraan masyarakat dan masa depan pertanian Indonesia. (*)












