TANAH DATAR, harianhaluan.id – Semangat kolaborasi dan saling berbagi kebaikan antar satuan pendidikan madrasah kembali diwujudkan. Selasa (9/6/26). Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tanah Datar, Rika Maria, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Lokakarya Peningkatan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan digelar di MTsN 12 Tanah Datar.
Lokakarya dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Tanah Datar Hendri Pani Dias dan dihadiri Pengawas Madrasah Wilayah Tanah Datar, Yesi Efriyenti, seluruh guru, tenaga kependidikan dan unsur pimpinan MTsN 12 Tanah Datar.
Dalam kesempatan tersebut, Rika Maria menyampaikan materi tentang “Penguatan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam”. Materi ini menjadi kebutuhan utama karena relevan dan dibutuhkan dalam penerapan Kurikulum Merdeka di lingkungan madrasah saat ini.
Rika menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta adalah seluruh proses pendidikan yang dibangun di atas lima nilai utama kasih sayang, yaitu: cinta kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW, cinta kepada ilmu, cinta diri dan sesama manusia, cinta lingkungan dan cinta tanah air.
“Pendidikan berbasis cinta berarti kita mengajar dengan hati, membimbing dengan kelembutan, menghargai setiap anak didik tanpa membeda-bedakan, dan menjadikan madrasah sebagai rumah kedua yang penuh kenyamanan, kasih sayang, dan kebahagiaan. Dasarnya jelas dalam ajaran Islam, Rasulullah SAW diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia, dan kasih sayang adalah dasar dari segala kebaikan,” ujar Rika di hadapan peserta.
Selanjutnya dia memaparkan konsep Pembelajaran Mendalam, yaitu pola pembelajaran yang tidak hanya menuntut peserta didik menghafal materi, tetapi pendekatan yang memuliakan dan mengarahkan mereka untuk mengerti, memahami, menghubungkan ilmu, dan mengamalkannya dalam kehidupan nyata. Pembelajaran mendalam memiliki ciri khas: materi dikaitkan dengan pengalaman hidup, menghubungkan ilmu umum dan ilmu agama, melatih berpikir kritis dan kreatif, serta menjadikan ilmu sebagai bekal hidup yang bermanfaat, bukan sekadar angka di atas kertas.
Ia juga menekankan sinergi kedua konsep tersebut yang tidak dapat dipisahkan. “Kurikulum berbasis cinta adalah jiwa pendidikan kita, sedangkan pembelajaran mendalam adalah isian dan kualitas ilmunya. Tanpa cinta, pembelajaran menjadi kaku dan membosankan. Tanpa pembelajaran mendalam, kasih sayang hanya menjadi perasaan hangat tanpa manfaat ilmu yang nyata. Keduanya harus bersatu untuk melahirkan pendidikan yang sempurna,” katanya.
Rika juga membagikan langkah-langkah praktis implementasi yang dapat langsung diterapkan di madrasah, mulai dari mengubah cara mengajar menjadi lebih interaktif, mengaitkan setiap materi dengan nilai kebaikan dan cinta, menciptakan suasana kelas yang hangat, hingga melakukan penilaian tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga perkembangan sikap dan karakter peserta didik.
Kakankemenag Hendri Pani Dias dalam sambutan pembukaannya memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan lokakarya. Menurutnya, kehadiran Rika Maria sebagai narasumber adalah bukti nyata semangat berbagi dan kolaborasi positif antar pimpinan madrasah, yang menjadi kunci utama kemajuan pendidikan madrasah di Tanah Datar.
“Rika Maria telah membuktikan dedikasi dan kemampuannya memajukan MAN 1 Tanah Datar menjadi madrasah unggulan. Hari ini beliau hadir berbagi ilmu, pengalaman, dan konsep pendidikan yang luar biasa. Materi yang disampaikan sangat tepat, menyentuh hati, dan sangat dibutuhkan oleh kita semua. Semoga apa yang dipelajari hari ini dapat diterapkan secara nyata di MTsN 12 Tanah Datar,” ujar Hendri.
Sementara itu, Pengawas Madrasah Yesi Efriyenti juga memuji cara penyampaian materi yang hidup, menarik, dan penuh makna. Menurutnya, konsep Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam adalah arah pendidikan madrasah yang tepat, untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh imannya dan mulia akhlaknya.
Kepala MTsN 12 Tanah Datar Yuniar beserta guru dan tenaga kependidikan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Rika Maria yang telah meluangkan waktu, dan ilmunya. Kegiatan ini menjadi momen berharga untuk mempererat tali silaturahmi, kerja sama, dan peningkatan mutu pendidikan antar madrasah di wilayah Tanah Datar.
Diharapkan, seluruh ilmu, strategi, dan semangat yang didapatkan dari lokakarya ini dapat diterapkan secara konsisten, sehingga mutu pendidikan di MTsN 12 Tanah Datar semakin meningkat, berprestasi, dan mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, beriman, berkarakter, dan penuh kasih sayang. (humas).






