BUKITTINGG, harianhaluan.id- Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran serta mendukung penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Pembelajaran MMendalam (PM) MAN 1 Solok Plus Keterampilan menggelar kegiatan Lokakarya Pembelajaran selama dua hari, 23 hingga 24 Juni 2026. Kegiatan yang bertempat di Hotel Grand Malindo, Bukittinggi ini mengusung tema “Melalui Lokakarya Pembelajaran Kita Tingkatkan Semangat Guru untuk Bersinergi dan Berinovasi Menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta Melalui Pembelajaran Berbasis Digital”.
Lokakarya guru dan tenaga kependidikan (GTK) MAN 1 Solok.
Kepala MAN 1 Solok, Febrita dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antar guru serta menjawab tantangan perkembangan pendidikan saat ini.
“Kami ingin seluruh guru tidak hanya bekerja secara individu, tetapi saling berbagi pengalaman dan ide agar inovasi pembelajaran terus berkembang mengikuti zaman,” katanya.
Salah satu momen yang paling ditunggu adalah penyampaian materi yang dibawakan oleh Rika Maria. Dalam paparannya, ia menghadirkan pendekatan yang menarik, interaktif, dan dikemas dengan gaya penyampaian yang hidup, sehingga mampu menarik perhatian serta memicu antusiasme seluruh peserta yang hadir.

Rika Maria menjelaskan bahwa KBC tidak hanya menekankan pada pencapaian materi akademik semata, tetapi juga membangun kedekatan emosional, rasa saling menghargai, dan kepedulian antara guru dan murid.
“Ketika pembelajaran dilandasi rasa cinta, suasana kelas menjadi lebih nyaman dan siswa lebih berani mengembangkan potensinya. Kemudian, hal ini harus dikolaborasikan dengan kemajuan teknologi agar pembelajaran tetap relevan,” ujarnya.
Selain konsep dasar, Rika Maria juga memaparkan cara praktis mengintegrasikan topik panca cinta dan PM dalam setiap tahapan pembelajaran. Disamping itu Ia juga menekankan bahwa pemanfaatan teknologi tidak bertujuan menggantikan peran guru, melainkan sebagai sarana untuk memperluas wawasan dan menyajikan materi yang lebih variatif. Penyajian materi Rika Maria dinilai luar biasa karena disertai contoh nyata dan sesi diskusi yang aktif.
Para peserta menyatakan memperoleh wawasan baru dan semangat yang membara. Mereka berharap ilmu yang didapatkan dapat segera diterapkan di kelas sehingga kualitas pendidikan di MAN 1 Solok semakin meningkat dan mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter dan penuh cinta. (humas).






