AGAM

Puskesmas Muaro Putus Hadirkan Inovasi “Kurma Sejiwa”, Wujud Kepedulian bagi ODGJ Berat

×

Puskesmas Muaro Putus Hadirkan Inovasi “Kurma Sejiwa”, Wujud Kepedulian bagi ODGJ Berat

Sebarkan artikel ini

AGAM, harianhaluan. id – Komitmen memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat terus ditunjukkan Puskesmas Muaro Putus Kecamatan Tanjung Mutiara, melalui inovasi Kurma Sejiwa (Kunjungan Rumah Sehatkan Jiwa). 

Inovasi ini merupakan layanan kunjungan rumah yang ditujukan kepada Orang Dengan Gangguan Jiwa Berat (ODGJB) sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan sekaligus memastikan pasien memperoleh pendampingan kesehatan secara berkelanjutan.

Program yang telah berjalan selama dua tahun terakhir ini terus digencarkan oleh tenaga kesehatan Puskesmas Muaro Putus. Melalui kunjungan langsung ke rumah pasien, petugas melakukan pemantauan kondisi kesehatan jiwa, memastikan kepatuhan minum obat, memberikan edukasi kepada keluarga, serta melakukan pendampingan agar pasien mendapatkan perawatan yang layak dan berkesinambungan. 

Pendekatan kunjungan rumah merupakan salah satu strategi yang banyak diterapkan untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan, memperkuat dukungan keluarga, dan mengurangi stigma terhadap ODGJ.

Baca Juga  Pemerintah dan Masyarakat Tancap Gas Siapkan Desa Wisata Batu Baselo

Kepala Puskesmas Muaro Putus dr. Ibnu Syamsu, didampingi Tenaga Kesehatan Nelfi Putri Piliang, Amd, Gz, saat berkunjung ke Muaro Putus, Rabu (15/7/26), menyampaikan bahwa inovasi Kurma Sejiwa lahir dari semangat untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, humanis, dan responsif terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

“Melalui Kurma Sejiwa, kami ingin memastikan bahwa pasien ODGJB tidak hanya mendapatkan pelayanan saat datang ke fasilitas kesehatan, tetapi juga memperoleh pendampingan langsung di lingkungan tempat tinggalnya. Dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam proses pemulihan pasien,” ujar dr. Ibnu.

Selain memantau kondisi pasien, tenaga kesehatan juga memberikan penyuluhan kepada anggota keluarga mengenai pentingnya kepatuhan terhadap pengobatan, cara merawat pasien dengan baik, serta mengajak masyarakat untuk menghilangkan stigma negatif terhadap penyandang gangguan jiwa.

Baca Juga  Inyiak Canduang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Selama dua tahun pelaksanaannya, inovasi “Kurma Sejiwa” telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan kepatuhan pasien menjalani pengobatan, memperkuat keterlibatan keluarga dalam proses perawatan, serta mempererat hubungan antara tenaga kesehatan dan masyarakat.

Ia berharap, ke depan, Puskesmas Muaro Putus berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi “Kurma Sejiwa” sebagai bagian dari peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Melalui pelayanan yang aktif, menyentuh langsung masyarakat, dan berkelanjutan, diharapkan kualitas hidup ODGJB semakin meningkat serta tercipta lingkungan yang lebih peduli, inklusif, dan mendukung proses pemulihan pasien. (yan).