TANAH DATAR, harianhaluan. id – Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Tanah Datar, Kepala MAN 4 Tanah Datar, Ardoni Ernanda, MAg mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) diselenggarakan atas kerja sama Universitas Andalas (Unand) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Kegiatan berlangsung di Tankayo Eco Park Syariah, Nag Padang Laweh Malalo Kab. Tanah Datar, Jumat (17/7/26).
FGD bertujuan menghimpun berbagai masukan dari para pemangku kepentingan mengenai penguatan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik, pemerintah, dan berbagai instansi dalam upaya pengurangan risiko bencana.
Kegiatan dibuka Ketua LPPM Universitas Andalas, Prof. Dr. techn. Marzuki, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Adapun narasumber adalah Kepala BNPB Sumbar dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Datar, yang memaparkan berbagai kebijakan, strategi mitigasi, serta penguatan kesiapsiagaan masyarakat dan satuan pendidikan dalam menghadapi potensi bencana.
Ketua pelaksana, Dr. Indradin, M.Si., menyampaikan FGD diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang dapat menjadi dasar penguatan kebijakan penanggulangan bencana yang lebih inklusif, termasuk melibatkan sektor pendidikan dan keagamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala MAN 4 Tanah Datar menyampaikan pesan Kakankemenag Tanah Datar, bahwa madrasah memiliki peran strategis dalam menanamkan budaya sadar bencana kepada peserta didik melalui pendidikan karakter, pembiasaan hidup aman, serta penguatan nilai-nilai kepedulian dan gotong royong. Menurutnya, sinergi antara Kementerian Agama, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan BNPB sangat penting untuk mewujudkan satuan pendidikan yang tangguh terhadap bencana.
Melalui keikutsertaan dalam FGD ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara Kementerian Agama dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan masyarakat yang tangguh, siap siaga, dan mampu meminimalkan risiko bencana di Kabupaten Tanah Datar. (humas).






