HALUAN MADRASAH

Murid MAN 2 Bukittinggi Dapat Bimbingan Pakai Mudawarah

×

Murid MAN 2 Bukittinggi Dapat Bimbingan Pakai Mudawarah

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI, harianhaluan. id – Dalam upaya meningkatkan kedisiplinan berbusana sekaligus membina karakter kepribadian murid perempuan, Pembina Forum Anisa MAN 2 Kota Bukittinggi Eva Mursyida menggelar kegiatan bimbingan dan tutorial tata cara pemasangan mudawarah (Lilik) yang benar, rapidan indah, Jumat (24/7/26).

Dalam sesi tutorial tersebut, Pembina Forum Anisa memperagakan secara langsung langkah demi langkah (step-by-step) teknik memasang mudawarah. Mulai dari penataan bagian dalam (ciput), pengaturan lipatan agar simetris, hingga teknik penyematannya agar tetap kokoh, rapi, dan nyaman digunakan sepanjang hari selama beraktivitas di madrasah.

“Cara kita berpakaian mencerminkan kepribadian dan kesiapan kita dalam menuntut ilmu. Memakai mudawarah dengan rapi dan benar bukan sekadar formalitas seragam, melainkan bentuk penghormatan terhadap diri sendiri dan lembaga. Kami ingin para murid perempuani tidak hanya tampil sesuai syariat, tetapi juga percaya diri dan anggun,” ujar Pembina Forum Anisa di sela-sela kegiatan.

Baca Juga  MTs Al Fatah Padang Gelar Sosialisasi Matamuda dan Pra Matamuda 

Kepala MAN 2 Kota Bukittinggi Amri J menyambut baik langkah Forum Anisa yang secara aktif memberikan edukasi langsung kepada murid perempuan di MAN 2 kota Bukittinggi. Kerapian dalam berbusana adalah cermin dari kerapian berpikir dan bertindak. Mudawarah  adalah kerudung atau penutup kepala tradisional perempuan Minangkabau di Sumbar. Pakaian ini populer setelah periode Perang Padri sebagai bentuk pembaruan pendidikan Islam yang menekankan ajaran Al Qur’an dan Sunnah.

‘’Pemakaian mudawarah di madrasah merupakan salah satu cara melestarikan warisan budaya. Sejarah kita kenalkan kepada generasi muda melalui seragam yang dipakai di madrasah ini. Jika kita pelajari dalam sejarahnya Mudawarah menjadi simbol kebangkitan kultural perempuan Minangkabau di ranah publik. Kemunculan tokoh Rahmah El Yunusiah dan Rasuna Said adalah wujud dari kebangkitan tersebut.  Dalam kaitannya dengan Alquran, mudawarah merupakan bentuk khas penutup kepala perempuan yang mencerminkan nilai estetika yang berkembang dari ajaran Islam, sebagai akibat dari modernitas pemikiran Islam di Minangkabau yang dekat dengan jargon kembali kepada Alquran dan Sunnah.’’ paparnya. (humas). 

Baca Juga  Tebar Kebahagiaan Jelang Idulfitri, Zakat Profesi ASN MTsN 1 Padang Disalurkan kepada 115 Siswa