TANAH DATAR, hariahaluan.id – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Sumbar yang ke-81 dengan semangat “Sumbar Tumbuh, Sumbar Tangguh”, seluruh warga MAN 1 Tanah Datar Plus Keterampilan tampil anggun dan gagah mengenakan pakaian adat khas Minangkabau dimulai Jumat, 25 September hingga 1 Oktober 2026.
Terpilih sebagai busana kebanggaan adalah Baju Kurung Basiba bagi kaum perempuan dan Guntiang Cino bagi kaum laki-laki dua ragam busana tradisional yang sarat makna, keindahan, dan nilai sejarah.
Kurung Basiba tampil berwibawa dengan potongan rapi, hiasan elegan, melambangkan keanggunan, kesopanan dan keteguhan hati wanita Minang. Sementara itu, Guntiang Cino memancarkan ketegasan, kesederhanaan, dan keperkasaan yang lembut, mencerminkan jati diri laki-laki yang beradab dan bertanggung jawab.
Kepala MAN 1 Tanah Datar, Rika Maria, mengenakan baju Kurung Basiba didampingi para wakil kepala, guru dan tenaga kependidikan, yang serasi berbusana adat.
“Mengenakan pakaian bukan sekadar menutup tubuh, melainkan mengenalkan, mencintai dan mewarisi jati diri bangsa. Kurung Basiba dan Guntiang Cino adalah bukti keindahan budaya leluhur yang harus kita jaga, banggakan, dan hidupkan di jantung madrasah,” ujarnya.

Rika Maria menegaskan bahwa tema besar peringatan kali ini “Sumbar Tumbuh, Sumbar Tangguh”, bukan sekadar seruan, melainkan ajakan untuk tumbuh dalam kebersamaan dan tangguh dalam keberagaman.
“Kita tumbuh karena berakar kuat pada budaya; kita tangguh karena bersatu dalam perbedaan. Busana adat ini mengingatkan kita: sesedikit apa pun kita, jika berdiri bersama, kita adalah kekuatan yang tak tergoyahkan,” tambahnya.
Selama tujuh hari ke depan, semangat itu akan terus dijaga. MAN 1 Tanah Datar berkomitmen menjadi garda terdepan pelestarian budaya Minangkabau dari ruang kelas ke masyarakat, dari generasi ke generasi. (humas).






