TANAH DATAR, harianhaluan. id – Persiapan menghadapi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) provinsi terus digenjot MAN 4 Tanah Datar. Tidak ingin sekadar sukses sebagai tuan rumah, Kepala MAN 4 Tanah Datar, Ardoni Ernanda, M.Ag, menegaskan bahwa madrasah harus mampu memanfaatkan momentum OMI untuk menghadirkan prestasi terbaik dari peserta MAN 4 Tanah Datar.
Penegasan tersebut disampaikan Kepala Madrasah saat memberikan arahan dan penguatan kepada Tim OMI MAN 4 Tanah Datar, Jumat (25/9/26) di Mushalla Nurul Ilmi MAN 4 Tanah Datar. Hadir Wakil Kepala (Waka) Bidang Kurikulum, Waka Bidang Kesiswaan, Kaur Tata Usaha dan guru pembina mata pelajaran terkait.
“Kita harus serius. Sukses OMI bukan hanya sukses menyelenggarakan kegiatan, tetapi juga harus kita perjuangkan dengan hasil prestasi yang maksimal. Karena itu, mulai sekarang semua langkah harus terukur, terarah dan fokus,” tegas Ardoni dalam arahannya.
Menurutnya, persiapan OMI harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kesiapan peserta, intensitas pembinaan, kesiapan guru pembina, sarana-prasarana, laboratorium, perangkat lomba hingga kenyamanan peserta. MAN 4 Tanah Datar sebagai salah satu lokasi pelaksanaan OMI Sumbar harus menunjukkan kesiapan terbaik, baik dari aspek pelayanan maupun fasilitas.
Dukungan terhadap persiapan tersebut juga datang dari Komite MAN 4 Tanah Datar. Sebanyak 10 unit komputer dengan spesifikasi Core i5 disiapkan untuk mendukung kebutuhan lomba yang menuntut perangkat sesuai spesifikasi. Dukungan ini menjadi bagian dari sinergi madrasah dengan Komite dalam menghadirkan sarana pembelajaran dan kompetisi yang semakin representatif.
Tidak hanya perangkat teknologi, laboratorium juga terus dibenahi dari sisi kelengkapan, keindahan dan kenyamanan. Lingkungan madrasah dipersiapkan agar mampu memberikan suasana yang kondusif bagi peserta OMI selama mengikuti rangkaian kegiatan. Bagi MAN 4 Tanah Datar, menjadi tuan rumah bukan sekadar menerima tamu, tetapi merupakan kesempatan untuk menunjukkan wajah madrasah yang unggul, berkarakter, profesional dan berintegritas.
Pada sisi pembinaan akademik, langkah lebih serius juga disiapkan. Insya Allah MAN 4 Tanah Datar akan mendatangkan tim ahli/dosen untuk memberikan pendalaman dan pembahasan soal-soal pada bidang Biologi, Kimia dan Fisika. Kehadiran tenaga ahli tersebut diharapkan mampu memperkaya strategi belajar peserta sekaligus mempertajam kemampuan guru pembina dalam memberikan pendampingan.
“Kita tidak boleh setengah-setengah. Guru pembina harus fokus membina, dan siswa harus fokus berlatih. InsyaAllah guru pembina dan peserta yang masuk dalam tim akan kita berikan ruang untuk fokus, termasuk membebastugaskan dari tugas-tugas lain yang dapat mengganggu konsentrasi pembinaan OMI,” ujar Ardoni.
Ia juga meminta seluruh unsur yang terlibat untuk membangun kerja tim, disiplin, komunikasi dan evaluasi berkelanjutan. Setiap kekurangan harus segera diperbaiki dan setiap potensi peserta harus terus dikembangkan. (humas).






