PADANG, HALUAN – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) pekebun sawit swadaya melalui Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit.
Program Pelatihan Budidaya Kelapa Sawit diselenggarakan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada 15-20 September 2026, bertempat di Rocky Plaza Hotel Padang.
Kegiatan ini difasilitasi oleh LPP Agro Nusantara sebagai lembaga pelaksana yang dipercaya menangani pelatihan.Sebanyak 87 pekebun swadaya asal Kabupaten Agam mengikuti pelatihan intensif selama 6 hari.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat, Bapak Ir. Afniwirman, dan Kepala Dinas Pertanian Kab. Dharmasraya, Ibu Lasmiyati, S.Si., M.Si., serta diawali dengan Tari Piring sebagai tari pembuka.
Dalam keterangan terpisah, Direktur LPP Agro Nusantara, Bapak Pranoto Hadi Raharjo, menyampaikan bahwa produktivitas masih menjadi isu strategis nasional. Jumlah kepemilikan lahan pekebun swadaya sekitar 40 persen dari total lahan sawit nasional yang tersebar di 26 provinsi, namun kontribusi produksi Crude Palm Oil (CPO) baru mencapai 30-35 persen.
“Produktivitas masih menjadi isu strategis dalam memperkuat peran pekebun sawit swadaya dalam peta bisnis kelapa sawit nasional. Karena itu, peningkatan keterampilan dan pemerataan pemahaman mengenai praktik budidaya yang baik menjadi tanggung jawab bersama seluruh pelaku industri sawit di Indonesia,” ujar Pranoto dalam statement tertulisnya.
Peserta melaksanakan fieldtrip praktik lapang pada 19 September 2026 di PT. Mutiara Agam, Jalan Nagari Tiku V Jorong, Kec. Tanjung Mutiara, Kab. Agam. (h/yes)






