BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.ID – BRI Bukittinggi Dorong UMKM Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha.Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan bertema “Pemanfaatan AI bagi UMKM” yang digelar Kamis (10/9).
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung pengembangan usaha.
Pelatihan menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk mengenal berbagai peluang pemanfaatan AI dalam aktivitas bisnis. Di antaranya membantu membuat konten promosi, menyusun strategi pemasaran, mengembangkan ide usaha, hingga meningkatkan efektivitas pekerjaan sehari-hari.
Dengan pemahaman tersebut, pelaku UMKM diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkannya secara optimal untuk mendukung pertumbuhan usaha.
Selain pelatihan, BRI Cabang Bukittinggi juga melakukan penandatanganan kerja sama Rumah BUMN dengan Kelurahan Puhun Pintu Kabun.
Kerja sama tersebut menjadi langkah kolaboratif untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat dan pelaku UMKM di tingkat kelurahan melalui berbagai program pembinaan, pelatihan, serta pengembangan kapasitas usaha.
Pemimpin BRI Cabang Bukittinggi, Kurniadi, mengatakan perkembangan teknologi memberikan peluang yang semakin luas bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing usaha.
“Pemanfaatan AI dapat menjadi salah satu sarana bagi pelaku UMKM untuk bekerja lebih efektif dan kreatif. Kami berharap melalui pelatihan Rumah BUMN ini, para pelaku UMKM dapat memperoleh pengetahuan baru yang dapat diterapkan secara langsung dalam kegiatan usahanya,” ujar Kurniadi.
Menurutnya, kolaborasi antara Rumah BUMN dan Kelurahan Puhun Pintu Kabun juga diharapkan dapat memperluas akses pembinaan bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, sehingga dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, BRI Cabang Bukittinggi terus memperkuat peran Rumah BUMN sebagai wadah pemberdayaan UMKM.
Rumah BUMN tidak hanya memberikan akses terhadap pelatihan dan pengetahuan, tetapi juga mendorong pelaku usaha agar mampu beradaptasi dengan perkembangan digital.
Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan UMKM yang semakin inovatif, adaptif, dan memiliki daya saing di tengah perkembangan ekonomi digital.(h/ita)












