BUKITTINGGI

Ramlan Nurmatias: Jangan Lupakan Sejarah di Kota Wisata

×

Ramlan Nurmatias: Jangan Lupakan Sejarah di Kota Wisata

Sebarkan artikel ini
Ketua PWI Sumbar Widya Navies menyerahkan buku karya wartawan anggota PWI kepada Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Jumat (11/9). IST

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.ID – Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengajak wartawan yang bertugas di Kota Bukittinggi tidak hanya sekadar memberitakan, tetapi juga ikut mengawal pembangunan, meningkatkan kesadaran warga kota, serta tidak melupakan sejarah Kota Bukittinggi sebagai kota perjuangan dan kota wisata.

“Tidak hanya sekadar memberitakan, tetapi turut berkontribusi mengawal pembangunan kota dan meningkatkan kesadaran warganya menuju ke arah yang lebih baik,” kata Ramlan Nurmatias saat bersilaturahmi dengan Pengurus PWI Sumbar dan Pengurus PWI Bukittinggi yang dilantik beberapa jam sebelumnya, Jumat (11/9) malam.

Silaturahmi Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias bersama Ketua PWI Sumbar Widya Navies, Sekretaris PWI Sumbar Firdaus Abie, Wakil Ketua Bidang Organisasi Sawir Pribadi, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah Romi Delfiano, Ketua IKWI Sumbar Erlina Rivai dan pengurus IKWI Sumbar lainnya, turut dihadiri Ketua PWI Bukittinggi Asrial Gindo beserta pengurus PWI Bukittinggi.

Baca Juga  Bimtek Penanganan Korban Bencana di Bukittinggi, Tingkatkan Keterampilan Relawan Tagana

Hadir pula Sekda Kota Bukittinggi Rismal Hadi, Kadis Kominfo Bukittinggi Asrar Fernando, serta Dirut PDAM Bukittinggi Alfitra, SE.

Ramlan Nurmatias menyebutkan, Bukittinggi tidak hanya merupakan daerah yang kaya akan potensi pariwisata, kuliner, dan alam, tetapi juga kaya dengan nilai-nilai perjuangan.

“Kota kecil ini bernilai besar dalam sejarah perjuangan bangsa, dari Bukittinggi lalu berlanjut ke Halaban dan sekitarnya untuk mempertahankan dan menyampaikan kepada dunia bahwa Indonesia masih ada,” kata Ramlan.

Menurutnya, perjuangan PDRI dimulai dari Bukittinggi. Serentetan peristiwa penting juga terjadi di negeri ini. Kehadiran Polisi Wanita (Polwan) juga dimulai dari Bukittinggi.

Baca Juga  Gapensi Agam Gelar Muscab, Darmizon Harapkan Pengusaha Lokal Jadi Prioritas

“Sangat banyak peristiwa sejarah ada di Bukittinggi, belum semuanya diketahui atau dipahami secara baik dan benar oleh banyak orang,” kata Ramlan.

Ia mengajak insan pers di Bukittinggi, khususnya anggota PWI yang bertugas di Bukittinggi, untuk terus menggali dan menuliskan kembali perjalanan panjang sejarah tersebut.

Menurutnya, hal itu penting agar sejarah Bukittinggi dapat dipahami secara baik dan benar, khususnya oleh generasi sekarang dan generasi yang akan datang.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias juga menyampaikan rencana untuk membantu dan memfasilitasi pembenahan Sekretariat PWI Bukittinggi.

Dengan dukungan tersebut, diharapkan insan wartawan di Kota Wisata Bukittinggi bisa menjalankan tugas, membangun, dan mengembangkan diri menjadi lebih baik.(*)