Oleh : Dr. H. Jufri Syahruddin
Kota Osaka merupakan salah satu destinasi wisata terpopuler di Jepang yang mencatatkan lonjakan wisatawan sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir, terutama dengan adanya pemulihan pascapandemi dan perhelatan World Expo 2025.
​ Tahun 2024 silam sekitar 14,58 juta wisatawan asing berkunjung ke Osaka. Angka ini meningkat menjadi 17 juta pada tahun 2025.
Banyak objek wisata menarik yang diburu wisatawan mancanegara di Osaka. Salah satunya adalah objek wisata Kastil Osaka atau Osaka-jo. Kastil Osaka (Osaka-jo) adalah salah satu landmark paling ikonik di Jepang yang memadukan kemegahan sejarah zaman feodal dengan fasilitas museum modern.
Sebagai objek wisata favorit kastil ini memiliki berbagai daya tarik yang mengesankan.
​ Pertama, di kastil tersebut terdapat bangunan bersejarah nan megah setinggi delapan lantai. Di dalamnya ada museum yang menyimpan artefak sejarah, baju zirah samurai, senjata, serta diorama kehidupan Toyotomi Hideyoshi, tokoh pemersatu Jepang yang membangun kastil ini.
​ Kedua, di lantai 8 kita akan menemukan dek observasi yang disediakan untuk menikmati pemandangan panorama kota Osaka 360 derajat dari ketinggian puluhan meter. Sementara itu, ​terdapat taman yang memiliki luas areal sekitar 105 hektar yang dipenuhi pepohonan. Tempat ini sangat populer di waktu musim bunga sakura (awal April) dan bunga prem (Februari-Maret).
Di samping itu, di kastil ini juga ada ​Taman Nishinomaru yang menawarkan sudut pandang terbaik untuk memotret menara kastil, terutama saat bunga sakura mekar dan diterangi lampu pada malam hari. Pengunjung juga bisa mencoba replika helm dan jubah samurai untuk berfoto di dalam museum.
​ Sebagai informasi tambahan bagi wisatawan, mulai tahun 2026 waktu operasional kastil diperbaharui yakni jam buka 09:00 – 17:00. Jam operasional ini terkadang diperpanjang saat musim puncak liburan. Pengunjung yang ingin masuk harus membeli tiket lebih dulu seharga 1200 Yen untuk dewasa, pelajar dan mahasiswa 600 Yen sedangkan anak-anak 15 tahun ke bawah tidak dipungut biaya alias gratis. Jika pengunjung hanya masuk ke area taman luar tidak dipungut biaya sama sekali.
​ Manajemen juga menyediakan fasilitas dan aksesibilitas bagi
​disabilitas dan lansia. Di bangunan utama tersedia lift untuk membantu pengunjung “difabel” atau lansia mencapai lantai atas.
​ Untuk pengamanan barang bawaan pengunjung , pengelola kastil menyediakan loker atau tempat penitipan bagasi/kereta bayi dengan membayar tiket sebesar 100 Yen per item.
Wisatawan yang ingin berkunjung ke sini bisa berjalan kaki sekitar 15–20 menit dari Stasiun Morinomiya, Stasiun Osakajokoen, atau Stasiun Tanimachi Yonchome. Selain itu, juga tersedia kereta listrik di dalam taman bagi yang ingin menghindari jalan kaki jauh.
Selain objek wisata kastil, kota Osaka juga menawarkan sejumlah objek menarik lainnya seperti Kuil Sumiyoshi Taisha yang merupakan kuil Shinto tertua di Jepang, Kuil Shitennoji yang didirikan pada tahun 593 M dan salah satu kuil Buddha tertua yang dibangun secara resmi oleh pemerintah.
​ Selanjutnya, Anda bisa berkunjung ke Pasar Kuromon yang dikenal sebagai “Dapur Osaka”, Umeda Sky Building yang menawarkan pemandangan kota 360 derajat, ​Taman Minoo (Minoh Park) yang terletak sedikit di luar pusat kota dengan air terjun setinggi 33 meter, dan Pulau Yumeshima juga menjadi pusat perhatian utama karena menjadi lokasi penyelenggaraan World Expo 2025 yang lalu.(Bersambung)












