PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.ID- Bergabungnya Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta ke Partai Gerindra mendapat respons positif dari kader partai besutan Prabowo Subianto di Kota Payakumbuh.
Anggota DPRD Kota Payakumbuh dari Partai Gerindra, Mardion Fernandes, berharap bergabungnya Zulmaeta ke Gerindra membawa dampak nyata bagi pembangunan Kota Payakumbuh.
Menurutnya, posisi Zulmaeta sebagai kepala daerah sekaligus bagian dari Partai Gerindra dapat memperkuat komunikasi politik antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.
“Harapan kita tentu untuk kebaikan Payakumbuh. Dengan bergabungnya Bu Zulmaeta ke Gerindra, tentu komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat bisa semakin baik,” ujar Mardion kepada Haluan, Senin (21/9).
Mardion melihat kondisi tersebut dapat menjadi peluang bagi Pemerintah Kota Payakumbuh untuk lebih aktif memperjuangkan program-program pemerintah pusat yang dapat dibawa dan direalisasikan di daerah.
Terlebih, Gerindra merupakan partai yang mengusung Presiden Prabowo Subianto. Kondisi tersebut, menurut Mardion, menjadi modal politik yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan daerah.
“Kalau ada program pemerintah pusat yang bisa dibawa ke Payakumbuh, tentu kita berharap wali kota bisa lebih leluasa memperjuangkannya. Kita di daerah tentu akan mendukung sepanjang itu untuk kepentingan masyarakat,” katanya.
Di sisi lain, masuknya Zulmaeta juga memberikan tambahan energi bagi Gerindra Kota Payakumbuh.
Pada Pemilu 2024, Gerindra hanya memperoleh satu kursi di DPRD Kota Payakumbuh yang ditempati Mardion Fernandes.
Kini, partai tersebut mendapatkan figur baru dengan posisi strategis sebagai wali kota.
Mardion menyebut kehadiran Zulmaeta dapat menjadi booster bagi Gerindra untuk memperluas basis dukungan politik menghadapi pemilu mendatang.
“Kalau bicara partai, tentu kita berharap dengan bergabungnya beliau, Gerindra semakin besar dan semakin banyak masyarakat yang memilih Gerindra pada pemilu berikutnya,” ujarnya.
Namun, Mardion menekankan bahwa pertumbuhan partai tidak semata-mata bergantung pada figur. Struktur partai dan kader juga harus mampu menunjukkan kerja nyata kepada masyarakat.
“Kita tentu harus bekerja. Jangan hanya mengandalkan figur. Kader-kader Gerindra harus hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat,” katanya.
Dengan bergabungnya Zulmaeta, Gerindra kini memiliki kepentingan politik yang beririsan dengan agenda pemerintahan daerah. Zulmaeta membutuhkan dukungan politik untuk menjalankan pemerintahan, sementara Gerindra memperoleh figur kepala daerah yang berpotensi memperkuat struktur dan basis politik partai di Payakumbuh.
Situasi tersebut sekaligus membuka babak baru peta politik Payakumbuh.
Gerindra yang saat ini hanya memiliki satu kursi di DPRD Kota Payakumbuh kini memiliki wali kota sebagai bagian dari struktur partai. Pertanyaannya, apakah energi politik baru tersebut akan mampu diterjemahkan menjadi tambahan kursi pada Pemilu 2029?
Bagi Mardion, jawabannya akan ditentukan oleh kerja partai dalam beberapa tahun ke depan.
“Yang paling penting bagi kita adalah bagaimana keberadaan Gerindra bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Payakumbuh. Kalau masyarakat merasakan manfaatnya, tentu kepercayaan masyarakat kepada partai juga akan tumbuh,” pungkasnya. (*)






