PADANG PANJANG, harianhaluan. id – Suasana penuh semangat menyelimuti halaman MAN 1 Kota Padang Panjang, Senin (7/9/26), ketika Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kota Padang Panjang Tahun 2026 dibuka Kepala Kantor Kemenag (Kakankemenag) Kota Padang Panjang, Mukhlis M.
Ajang itu dipusatkan di MAN 1 Kota Padang Panjang, menjadikan madrasah tersebut sebagai tuan rumah bagi 234 peserta dari berbagai jenjang pendidikan.
Sebagai pusat pelaksanaan, MAN 1 Kota Padang Panjang tidak hanya menyediakan fasilitas, tetapi juga menghadirkan suasana akademik yang kondusif dan penuh motivasi. Kehadiran ratusan peserta dari SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA menjadi bukti kepercayaan besar terhadap madrasah ini sebagai ikon pendidikan unggulan di Kota Padang Panjang.
Pada sesi pertama, 156 peserta dari jenjang SMA/MA berkompetisi dalam berbagai bidang mata pelajaran, mulai dari Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Geografi hingga Ekonomi.
Dalam sambutannya, Mukhlis M. menegaskan bahwa OMI bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang untuk menumbuhkan talenta dan semangat belajar.

“Hari ini adalah momentum untuk memperlihatkan bahwa madrasah memiliki anak-anak dengan rasa ingin tahu, semangat belajar, dan kemampuan berkontribusi bagi masa depan Indonesia,” ujarnya.
Kepala MAN 1 Kota Padang Panjang, Dr. Lainah, turut menerima penghargaan sebagai tuan rumah OMI 2026. Dia menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan.
“Menjadi tuan rumah OMI adalah kehormatan besar bagi MAN 1. Kami berkomitmen menghadirkan suasana kompetisi yang sehat, tertib, dan penuh semangat juara. Semoga dari sini lahir generasi madrasah yang unggul dalam ilmu, karakter, dan integritas,” katanya.
Hadir para Kepala Seksi, Pengawas, Kepala Madrasah Negeri dan Swasta serta seluruh peserta OMI. Dengan dukungan dari keluarga besar MAN 1, ajang ini diharapkan menjadi tonggak lahirnya prestasi baru yang mengharumkan nama madrasah dan Kota Padang Panjang.
Sebagai tuan rumah OMI 2026, MAN 1 Kota Padang Panjang kembali menegaskan posisinya sebagai madrasah unggulan yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjadi pusat lahirnya generasi juara untuk bangsa dan agama. (hendra).






