POLITEKNIK NEGERI PADANG

Dosen Politeknik Negeri Padang Perkuat Literasi Digital, Keamanan Siber dan Keuangan Siswa SMK Negeri 1 Solok Selatan

×

Dosen Politeknik Negeri Padang Perkuat Literasi Digital, Keamanan Siber dan Keuangan Siswa SMK Negeri 1 Solok Selatan

Sebarkan artikel ini

SOLOK SELATAN,harianhaluan.id – Tim dosen Politeknik Negeri Padang (PNP) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di SMK Negeri 1 Solok Selatan dengan mengangkat tema “Penguatan Literasi Digital, Keamanan Siber, dan Literasi Keuangan bagi Siswa dalam Menghadapi Tantangan Ekonomi Digital.”

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kesiapan generasi muda menghadapi perkembangan teknologi dan ekonomi digital.

Program tersebut dilaksanakan di SMK Negeri 1 Solok Selatan, Jalan Raya Koto Baru  Muara Labuh, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, dengan mitra sekolah dipimpin Syurya Hendra, SPd.

Tim PNP yang terdiri atas Riyan Ikhbal Salam, S.Kom, M.Kom. sebagai ketua tim, bersama Elfitri Santi, SE, M.Kom, Ak, CA, Endrawati, SE, M.Kom, Ak, dan Randy Heriyanto, S.ST, MSc sebagai anggota tim serta mahasiswa Fadilah Rahman.

Pelaksanaan program dilaksanakan beberapa hari lalu.

Ketua tim pengabdian, Riyan Ikhbal Salam, Senin (7/9/26) mengatakan perkembangan ekonomi digital membuat siswa tidak cukup hanya menguasai teknologi untuk belajar dan berkomunikasi. Mereka juga perlu memahami bagaimana menggunakan teknologi secara aman, kritis dan bertanggung jawab.

“Penggunaan teknologi digital yang semakin tinggi perlu diimbangi dengan kemampuan melindungi data pribadi, menjaga keamanan akun, mengenali ancaman siber, serta memahami bagaimana mengelola keuangan di lingkungan digital,” demikian fokus program yang dirancang tim pengabdian.

Dalam proposal kegiatan disebutkan bahwa siswa merupakan pengguna aktif teknologi untuk kegiatan belajar, komunikasi, transaksi dan interaksi di ruang daring. Namun, tingginya penggunaan teknologi belum selalu diikuti pemahaman yang memadai mengenai keamanan siber dan pengelolaan keuangan digital. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko phishing, penipuan daring, peretasan akun, kebocoran data pribadi, hoaks, cyberbullying, hingga kesalahan dalam melakukan transaksi digital.

Baca Juga  PNP Laksanakan Bimtek Akuntansi Perpajakan di SMK Nusatama Padang

Program pengabdian tersebut memadukan tiga aspek utama, yakni literasi digital, keamanan siber dan literasi keuangan digital.

Pada aspek literasi digital, siswa diarahkan agar mampu memanfaatkan teknologi secara lebih produktif untuk pembelajaran dan pengembangan kompetensi. Materi mencakup teknik pencarian informasi akademik, evaluasi kredibilitas sumber digital, serta pemanfaatan aplikasi pembelajaran berbasis cloud seperti LMS dan Google Workspace.

Sementara itu, pelatihan keamanan siber difokuskan pada pengenalan berbagai ancaman digital seperti phishing, malware dan penipuan daring. Siswa juga diberikan pemahaman mengenai pembuatan kata sandi yang kuat, penggunaan autentikasi dua faktor, serta perlindungan data pribadi. Pendekatan yang digunakan tidak hanya berupa teori, tetapi juga studi kasus dan simulasi agar siswa dapat menerapkan langkah pengamanan dalam aktivitas digital sehari-hari.

Aspek ketiga adalah literasi keuangan digital. Siswa diberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan pribadi, penyusunan anggaran sederhana, pencatatan transaksi digital serta risiko penipuan finansial. Program juga dirancang menggunakan praktik pencatatan keuangan sederhana dengan spreadsheet atau aplikasi keuangan dasar.

Baca Juga  Workshop Menggambar Mesin, Kolaborasi Politeknik Negeri Padang dengan Universitas Muhammadiyah Sumbar

Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif dan berbasis praktik atau experiential learning. Tahapan kegiatan diawali dengan survei dan asesmen awal melalui pre-test untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa.

Selanjutnya, peserta mengikuti penyampaian materi, diskusi, studi kasus, simulasi serta praktik. Setelah kegiatan pembelajaran, dilakukan post-test untuk mengukur perubahan pemahaman peserta.

Model tersebut dirancang agar siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dalam menghadapi berbagai risiko digital dan mengelola keuangan secara lebih bijak.

Kegiatan itu menjadi salah satu bentuk kolaborasi dosen lintas bidang di Politeknik Negeri Padang. Tim pelaksana berasal dari bidang Teknologi Informasi dan Akuntansi sehingga materi yang diberikan dapat mengintegrasikan aspek teknologi, keamanan informasi dan pengelolaan keuangan.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan pendekatan yang lebih komprehensif kepada siswa dalam memahami tantangan ekonomi digital.

Tim pengabdian berharap penguatan kompetensi tersebut dapat membantu siswa menjadi pengguna teknologi yang lebih produktif, aman dan bertanggung jawab. Siswa juga diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di keluarga dan masyarakat.

Kegiatan pengabdian tersebut merupakan bagian dari komitmen PNP dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan ekonomi digital. (rel).