EkBis

Erupsi Anak Gunung Krakatau, 56 Penerbangan di BIM Batal

×

Erupsi Anak Gunung Krakatau, 56 Penerbangan di BIM Batal

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 56 penerbangan dari dan menuju BIM yang terhubung dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta mengalami pembatalan sejak Minggu (6/9) hingga Senin (7/9).

PADANG, HARIANHALUAN.id — Erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak terhadap operasional penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Sebanyak 56 penerbangan dari dan menuju BIM yang terhubung dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta mengalami pembatalan sejak Minggu (6/9) hingga Senin (7/9).

Pembatalan dilakukan sebagai langkah untuk menjaga keselamatan penumpang dan kru pesawat menyusul sebaran abu vulkanik akibat erupsi Anak Gunung Krakatau yang berdampak pada jalur penerbangan serta operasional kedua bandara di Jakarta tersebut.

Untuk Senin (7/9), hingga pukul 12.00 WIB, tercatat 28 penerbangan dari dan menuju BIM yang dibatalkan.
Penerbangan yang terdampak berasal dari sejumlah maskapai.

Dari Lion Air, penerbangan yang dibatalkan yakni JT 353 rute Padang-Jakarta (Soekarno-Hatta) dengan jadwal keberangkatan 06.05 WIB, JT 256 rute Jakarta-Padang dengan jadwal tiba 10.45 WIB, JT 257 rute Padang-Jakarta pukul 18.40 WIB, serta JT 352 rute Jakarta-Padang pukul 20.35 WIB.

Dari Citilink Indonesia, penerbangan yang dibatalkan meliputi QG 952 rute Jakarta-Padang, QG 953 rute Padang-Jakarta, QG 180 rute Halim Perdanakusuma-Padang, QG 181 rute Padang-Halim Perdanakusuma, QG 958 rute Jakarta-Padang, QG 959 rute Padang-Jakarta, QG 954 rute Jakarta-Padang, dan QG 955 rute Padang-Jakarta.

Baca Juga  JNE dan Penerbit GRASINDO Luncurkan Komik Pengantar Kebahagiaan, Angkat Kisah Para Kurir yang Menghubungkan Kebahagiaan

Sementara itu, Pelita Air membatalkan penerbangan IP 350 dan IP 354 rute Jakarta-Padang serta IP 351 dan IP 355 rute Padang-Jakarta.

Super Air Jet juga membatalkan enam penerbangan, yakni IU 908, IU 902, dan IU 900 rute Jakarta-Padang serta IU 907, IU 815, dan IU 901 rute Padang-Jakarta.

Dari Garuda Indonesia, penerbangan yang terdampak yakni GA 160 dan GA 162 rute Jakarta-Padang serta GA 163 dan GA 165 rute Padang-Jakarta.

Sedangkan Batik Air membatalkan penerbangan ID 7109 rute Jakarta-Padang dan ID 7108 rute Padang-Jakarta.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau, Dony Subardono, mengatakan manajemen bandara telah berkoordinasi dengan maskapai dan instansi terkait untuk memastikan penanganan terhadap penumpang yang terdampak pembatalan maupun penundaan penerbangan.

Baca Juga  Terbesar di Sumbar, Aset BPRS Jam Gadang Rp133,53 Miliar

“Manajemen Bandara Internasional Minangkabau telah berkoordinasi dengan pihak maskapai dan instansi terkait guna memastikan penanganan terhadap penumpang yang mengalami pembatalan dan penundaan penerbangan serta secara rutin melakukan pembaharuan informasi terkait jadwal penerbangan yang terdampak erupsi Anak Gunung Krakatau,” ujar Dony.

Ia mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan melalui BIM untuk terus memantau perkembangan jadwal penerbangan dan berkoordinasi dengan maskapai masing-masing.

“Bagi masyarakat yang akan berpergian melalui Bandara Internasional Minangkabau diimbau untuk memantau jadwal penerbangannya dan berkoordinasi dengan pihak maskapai guna memastikan jadwal penerbangannya,” demikian imbauan manajemen BIM.

Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau juga terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan bandara dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jasa di tengah dampak erupsi tersebut.

Manajemen berharap kondisi erupsi Anak Gunung Krakatau dapat segera teratasi sehingga operasional penerbangan kembali berjalan normal. (h/ita)