Sebelumnya, jembatan tersebut telah dibangun, namun mengalami kendala sehingga dalam beberapa tahun terakhir tidak dapat dilalui masyarakat. Kondisi itu turut menghambat mobilitas warga yang menggunakan jalur tersebut dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.
Dengan kembali berfungsinya Jembatan Merah Putih, masyarakat berharap akses antardesa dapat kembali lancar. Mobilitas warga, distribusi kebutuhan, hingga aktivitas ekonomi di kawasan tersebut diharapkan dapat berjalan lebih baik.
“Kami berterima kasih atas nama masyarakat Desa Sentral Baru khususnya, dan umumnya masyarakat Kecamatan Bermani Ulu kepada Polres Rejang Lebong,” katanya.
Peresmian jembatan tersebut sekaligus menandai kembali terbukanya akses yang memiliki peran penting bagi masyarakat. Warga berharap jembatan itu dapat terus dimanfaatkan dan dijaga bersama sehingga mampu mendukung aktivitas masyarakat dalam jangka panjang. (*)






