PASAMAN BARAT

Kemendikdasmen Tetapkan Pasbar sebagai Lokasi Prioritas Program SNT 2026

×

Kemendikdasmen Tetapkan Pasbar sebagai Lokasi Prioritas Program SNT 2026

Sebarkan artikel ini

PASBAR, HARIANHALUAN.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menetapkan Kabupaten Pasaman Barat sebagai lokasi prioritas Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 2026. Pasaman Barat tercatat sebagai satu-satunya kabupaten di Sumatera Barat yang masuk daftar pelaksana program pendidikan unggulan tersebut.

Penetapan ini tertuang dalam surat resmi Kemendikdasmen kepada Bupati Pasaman Barat, Yulianto. Sebelumnya, lokasi usulan Pemkab Pasaman Barat telah melalui asesmen dan verifikasi lapangan oleh tim kementerian dan dinyatakan layak masuk kategori lokasi prioritas. Penetapan lokasi definitif SNT 2026 akan diumumkan setelah seluruh tahapan koordinasi dan penyelarasan antara pemerintah pusat dan daerah rampung.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menyatakan kesiapan daerahnya untuk mendukung penuh program SNT.

“Ini peluang besar bagi Pasaman Barat. Kami siap menyelaraskan seluruh aspek teknis dan administratif, mulai dari kesiapan lahan hingga dukungan anggaran daerah, agar SNT bisa segera terealisasi di sini,” ujar Bupati Yulianto.

Baca Juga  Petani di Nagari Desa Baru dapat dukungan dari Bhabinkamtibmas Polsek Ranah Batahan 

Yulianto menambahkan, kehadiran SNT sejalan dengan visi Pemkab dalam meningkatkan kualitas SDM.

“Kita ingin anak-anak Pasbar mendapat akses pendidikan unggul tanpa harus keluar daerah. SNT akan menjadi pusat pendidikan modern yang tetap berakar pada budaya lokal,” tegasnya.

SNT merupakan model pendidikan yang memadukan kurikulum nasional dengan pendekatan pendidikan unggulan. Peserta didik tidak hanya memperoleh kompetensi akademik sesuai standar nasional, tetapi juga penguatan bahasa asing, karakter, kepemimpinan, teknologi, dan pendidikan keagamaan secara komprehensif.

Meski mengintegrasikan kurikulum internasional, pendidikan karakter, hingga kewirausahaan, SNT tetap menggunakan kurikulum nasional sebagai dasar. Seluruh peserta didik tetap mengikuti asesmen nasional dan memperoleh ijazah resmi yang diakui negara. Program ini diharapkan menjawab tantangan pendidikan abad ke-21 dengan melahirkan lulusan berdaya saing global yang tetap berakar pada nilai kebangsaan.

Baca Juga  Sambut Hari Jadi ke-22, Pemkab Pasbar Gelar Tabligh Akbar dan Zikir Bersama

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen telah melakukan asesmen terhadap lokasi usulan Pemkab Pasaman Barat. Hasilnya, lokasi tersebut memenuhi sejumlah indikator awal pengembangan SNT. Meski demikian, pemerintah pusat masih perlu mengonfirmasi beberapa aspek sebelum penetapan resmi, seperti kesiapan lahan, dukungan pemerintah daerah, serta pemenuhan persyaratan teknis dan administratif.

Pemerintah pusat menilai sinergi antara pusat, daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Karena itu, Kemendikdasmen mengundang Bupati Yulianto beserta Kepala Bappelitbangda dan Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat untuk hadir dalam rapat koordinasi.