HALUAN MADRASAH

Kepala MAN 1 Tanah Datar Ikut Pembinaan, Direktur KSKK Kemanag RI : Pendidikan Tak Hanya Soal Transfer Ilmu Pengetahuan

×

Kepala MAN 1 Tanah Datar Ikut Pembinaan, Direktur KSKK Kemanag RI : Pendidikan Tak Hanya Soal Transfer Ilmu Pengetahuan

Sebarkan artikel ini

PADANG PARIAMAN, harianhaluan.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sumbar mengadakan pembinaan kepada kepala madrasah se-Sumbar di Aula MAN IC Padang Pariaman, Sabtu (9/5/26).

Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tanah Datar Plus Keterampilan, Rika Maria turut  menjadi peserta, yang menghadirkan narasumber, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Direktorat Jendral Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Hj. Nyayu Khodijah, SAg, MSi.

Kegiatan bertajuk “Penguatan Implementasi KBC (Kurikulum Berbasis Cinta) pada Madrasah Tahun 2026” ini menjadi wadah strategis bagi kepala madrasah untuk memperdalam pemahaman, menyamakan persepsi, dan memperkuat komitmen dalam menerapkan kurikulum berbasis cinta yang relevan dengan tuntutan zaman.

Kakanwil Kemena Sumbar  H. Mustafa, MA, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran Direktur KSKK Madrasah. 

“Kami sangat berterima kasih dan merasa terhormat atas kunjungan serta pembinaan yang diberikan oleh Prof. Dr. Hj. Nyayu Khodijah, SAg. MSi. Kehadiran beliau adalah bukti perhatian besar pusat terhadap kemajuan pendidikan madrasah di Sumatera Barat,” ujar Mustafa pada acara yang juga dihadiri Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumbar, Tan Gusi.

Baca Juga  Pegawai MTsN 1 Pasaman Diantar dengan Odong-odong

Mustafa juga memberikan dukungan dan motivasi kuat kepada seluruh Kepala Madrasah yang hadir.

“Kepada seluruh Bapak dan Ibu Kepala Madrasah se-Sumatera Barat, jadikan momen ini sebagai titik balik untuk memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah masing-masing. Kanwil Kemenag Sumbar akan selalu mendukung, memfasilitasi, dan berjalan beriringan bersama kalian. Terapkanlah KBC dengan sungguh-sungguh, karena ini adalah kunci untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berhati mulia, berakhlak karimah, dan penuh kasih sayang. Mari kita wujudkan madrasah yang dicintai dan mencintai!” tegasnya.

Puncak acara adalah penyampaian arahan dan pembinaan dari Nyayu Khodijah. Dalam paparannya yang penuh wawasan dan inspirasi, dia menjelaskan esensi, tujuan, dan cara implementasi KBC yang sangat menyentuh hati.

Direktur menegaskan bahwa KBC bukanlah mata pelajaran baru, melainkan jiwa dan semangat yang harus menyertai seluruh proses pendidikan. KBC hadir untuk menjawab tantangan zaman dan fenomena dehumanisasi dengan menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, empati, toleransi, dan kasih sayang sejak dini.

Baca Juga  Ujian di MTsN 10 Tanah Datar, Kepala : Laksanakan dengan Jujur 

 “Pendidikan tidak hanya soal transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter. KBC hadir untuk mengisi ruang kosong dalam aspek emosional dan spiritual, agar kita melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas otaknya, tetapi juga lembut hatinya.”

Disebutkannya keberhasilan KBC bukan hanya tugas guru agama, tapi tanggung jawab seluruh warga madrasah. Guru yang hebat adalah yang memperlakukan siswa layaknya anak sendiri, penuh kasih sayang dan keteladanan.

Disampaikannua, madrasah yang berhasil menerapkan KBC akan terlihat dari 3 ciri utama, Madrasah Ramah Anak. Aman, nyaman, bebas dari kekerasan dan perundungan. Murid Sejahtera. Seimbang secara mental, spiritual, dan emosional. Madrasah Ramah Lingkungan. Bersih, hijau, dan peduli alam.

Setelah mengikuti kegiatan,  Rika Maria menyampaikan rasa syukur. 

“Alhamdulillah, ini materi  penguatan yang  luar biasa dan menambah  wawasan  mengenai penguatan KBC ini akan menguatkan Implementasi KBC di MAN 1 Tanah Datar Plus Keterampilan khususnya agar mutu pendidikan terus meningkat, menjadi madrasah yang penuh kasih sayang, dan melahirkan generasi yang berkarakter mulia. (humas).