PADANG PANJANG, harianhaluan. id – Senin pagi (20/7/26) yang cerah menjadi saksi dimulainya pembelajaran efektif di MAN 1 Kota Padang Panjang. Halaman madrasah dipenuhi semangat baru ketika seluruh sivitas akademika mengikuti upacara bendera dengan penuh khidmat. Bertindak sebagai Pembina Upacara, Hendra Febriadi, Wakil Kepala Bidang Humas, sementara pelaksana upacara diemban kelas XII F1 yang tampil disiplin dan kompak.
Dalam amanatnya, Hendra membuka dengan apresiasi atas penampilan kelas XII F1 yang menunjukkan kesiapan, kekompakan, dan rasa tanggung jawab. Dia mengatakan bahwa keberhasilan sebuah upacara bukan hanya pada keteraturan barisan, tetapi juga pada sikap hormat dan kesungguhan hati dalam menjalankan tugas.
Lebih jauh, dia mengajak seluruh murid untuk menjadikan awal tahun ajaran sebagai momentum memperbaharui niat belajar.
“Niat adalah fondasi. Dengan niat yang lurus, ilmu akan menjadi cahaya yang menuntun langkah kita,” katanya.

Ia kemudian mengibaratkan ilmu sebagai lentera kehidupan. Lentera itu, menurutnya, hanya akan menyala bila diberi minyak, dan minyaknya adalah rasa syukur.
“Ilmu tanpa syukur akan melahirkan kesombongan, sedangkan syukur tanpa ilmu akan melahirkan kelemahan. Maka keduanya harus ditautkan, agar cahaya kehidupan benar-benar menerangi jalan kita,” katanya.
Pesan ini menggema di hati para murid, menjadi pengingat bahwa perjalanan menuntut ilmu bukan sekadar mengejar prestasi akademik, melainkan juga membangun karakter yang rendah hati dan penuh rasa syukur.
Upacara perdana ini menjadi simbol kebersamaan, disiplin, dan semangat baru. Para guru dan tenaga kependidikan turut hadir, menyaksikan bagaimana murid MAN 1 Kota Padang Panjang meneguhkan komitmen untuk menjadikan madrasah sebagai rumah ilmu dan cahaya. Dengan lentera ilmu yang disertai minyak syukur, diharapkan lahir generasi madrasah yang berprestasi, berkarakter, dan siap menebar manfaat bagi masyarakat luas. (humas).






