POLITIK

HUT ke-25 Demokrat, Prima Maifirson Jadikan SBY Teladan Kepemimpinan Humble

×

HUT ke-25 Demokrat, Prima Maifirson Jadikan SBY Teladan Kepemimpinan Humble

Sebarkan artikel ini

LIMA PULUH KOTA, HARIANHALUAN.ID — Memasuki usia ke-25 tahun, Partai Demokrat dinilai tidak hanya dituntut untuk terus menjaga eksistensi politik, tetapi juga mempertahankan nilai-nilai kepemimpinan yang menjadi bagian dari perjalanan partai.

Bagi Anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota sekaligus Sekretaris Fraksi Demokrat, Prima Maifirson, salah satu sosok yang menjadi panutan dalam berpolitik adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurut Prima, SBY tidak hanya dikenal sebagai pendiri Partai Demokrat dan Presiden keenam Republik Indonesia, tetapi juga sebagai sosok pemimpin yang mengajarkan pentingnya kerendahan hati dalam menjalankan kekuasaan.

“Pak SBY bagi saya adalah salah satu panutan dalam kepemimpinan. Beliau mengajarkan bahwa seorang pemimpin tidak harus selalu menunjukkan dirinya paling hebat. Justru dengan kerendahan hati, seorang pemimpin bisa lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Prima kepada haluan, Jumat (11/9).

Menurutnya, sikap humble atau rendah hati menjadi sesuatu yang penting bagi kader Demokrat, terlebih bagi mereka yang mendapatkan amanah sebagai pejabat publik.

Prima menilai, jabatan politik pada hakikatnya merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Karena itu, seorang anggota legislatif tidak boleh membangun jarak dengan rakyat hanya karena memiliki jabatan.

Baca Juga  Shadiq Pasadigoe Dorong Perlindungan Kekayaan Intelektual untuk Perkuat Daya Saing Sumbar

“Ketika kita diberi amanah menjadi anggota DPRD, itu bukan berarti kita lebih tinggi dari masyarakat. Kita justru harus semakin dekat, mau mendengar dan memahami apa yang menjadi persoalan masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan, nilai tersebut menjadi penting di tengah dinamika politik yang semakin terbuka. Menurutnya, masyarakat saat ini tidak hanya melihat apa yang disampaikan seorang politisi, tetapi juga bagaimana sikap dan perilakunya dalam menjalankan amanah.

“Politik itu bukan hanya soal menang dalam pemilu. Setelah terpilih, ada tanggung jawab yang jauh lebih besar, yaitu bagaimana kita benar-benar hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sebagai Sekretaris Fraksi Demokrat DPRD Lima Puluh Kota, Prima menyebut momentum HUT ke-25 Demokrat harus menjadi kesempatan bagi seluruh kader untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat komitmen perjuangan partai.

Ia berharap kader Demokrat di daerah mampu menjaga komunikasi dengan masyarakat dan menjadikan politik sebagai ruang untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Usia 25 tahun adalah perjalanan yang panjang. Tentu banyak evaluasi yang harus dilakukan, tetapi yang paling penting bagaimana Demokrat ke depan tetap menjadi partai yang dekat dengan rakyat dan mampu menjawab persoalan masyarakat,” katanya.

Baca Juga  Efisiensi Anggaran, Pariaman Tak Lakukan Pembangunan Fisik di 2025

Prima menambahkan, keteladanan SBY dalam membangun komunikasi yang santun, tenang dan rendah hati menjadi nilai yang relevan untuk terus dipelajari kader Demokrat.

Menurutnya, politik tidak harus selalu dibangun dengan konflik dan saling menjatuhkan. Perbedaan pandangan merupakan sesuatu yang biasa dalam demokrasi, namun tetap harus disampaikan dengan etika dan penghormatan terhadap pihak lain.

“Berbeda pilihan politik itu biasa. Tetapi kita tetap harus saling menghargai. Bagi saya, itulah salah satu pelajaran penting dari sosok Pak SBY,” tuturnya.

Memasuki usia seperempat abad, Prima berharap Partai Demokrat semakin matang dalam menjalankan fungsi politiknya, baik sebagai kekuatan politik maupun sebagai bagian dari masyarakat.

Ia menegaskan, bagi dirinya pribadi, menjadi kader Demokrat sekaligus anggota DPRD bukan semata-mata tentang posisi, melainkan kesempatan untuk mengabdi dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Semakin tinggi posisi seseorang, seharusnya semakin rendah hati. Karena pada akhirnya jabatan itu ada batasnya, sementara nilai pengabdian kepada masyarakat harus terus kita jaga,” pungkasnya. (*)