HALUAN MADRASAH

Matangkan Persiapan Wisuda Tahfidz, Kepala MTsN 10 Agam Tekankan Pentingnya Kolaborasi

×

Matangkan Persiapan Wisuda Tahfidz, Kepala MTsN 10 Agam Tekankan Pentingnya Kolaborasi

Sebarkan artikel ini

AGAM,  harianhaluan.is – Menjelang pelaksanaan agenda Wisuda Tahfidz Al Qur’an, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 10 Agam mulai mengintensifkan berbagai persiapan. 

Dalam rapat koordinasi dan pemantauan persiapan, Jumat (8/5/26), Kepala MTsN 10 Agam Zulhafdi, SE, M.MPd, selaku penanggung jawab kegiatan, memberikan arahan khusus kepada seluruh panitia dan keluarga besar madrasah. Dia menegaskan bahwa kunci utama keberhasilan acara ini terletak pada sinergi antar lini.

 “Kesuksesan wisuda tahfidz ini bukan hanya tanggung jawab segelintir orang, melainkan buah dari kerja keras kita bersama. Saya meminta agar semua pihak terliba, baik guru, pegawai, maupun siswa untuk saling berkolaborasi dan berkomunikasi dengan baik demi mencapai tujuan kita bersama,” ujarnya di sela-sela peninjauan latihan siswa.

Baca Juga  MTsN 1 Agam Terima Inspeksi Sanitasi Puskesmas Kapau dan Dinas Kesehatan. 

Berdasarkan pantauan di lokasi, atmosfer persiapan sudah sangat terasa. Beberapa poin utama yang sedang dimatangkan antara lain : Pemantapan hafalan para santri tahfidz terlihat tekun melakukan setoran dan muraja’ah (pengulangan hafalan) di mushalla madrasah untuk memastikan kualitas hafalan saat wisuda nanti.

Kesenian dan protokoler, tim drumband dan paduan suara madrasah terus mengasah kemampuan mereka guna menyemarakkan prosesi penyambutan tamu undangan.

Teknis lapangan, panitia pelaksana mulai memetakan tata letak panggung dan area tamu untuk memastikan kenyamanan selama acara berlangsung.

Baca Juga  Pastikan Legitimasi, Kepala MAN Kota Sawahlunto Terima Sertifikat Tanah

Zulhafdi menambahkan, wisuda tahfidz ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan bentuk pertanggungjawaban madrasah kepada orang tua siswa dan masyarakat dalam mencetak generasi yang Qur’ani.

“Kita ingin memberikan kenangan terbaik bagi para siswa yang telah berjuang menghafal kalam Allah. Oleh karena itu, persiapan yang matang dan kolaborasi yang solid adalah harga mati,” tegasnya. (humas)