HALUAN MADRASAH

Merawat Jembatan Hati, Menyapa dengan Kasih, Menuju MAN 1 Tanah Datar Jaya

×

Merawat Jembatan Hati, Menyapa dengan Kasih, Menuju MAN 1 Tanah Datar Jaya

Sebarkan artikel ini

TANAH DATAR, harianhaluan.id – Di bawah sinar pagi yang hangat dan udara sejuk khas Ranah Minang, suasana penuh senyum, kehangatan dan keakraban selalu menyapa setiap sudut MAN 1 Tanah Datar Plus Keterampilan. 

Program Salam Sapa Berkah, sebuah gerakan sederhana namun bermakna sangat dalam, bukti nyata penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang menjadi jiwa seluruh kegiatan pembelajaran dan pembinaan karakter di MAN 1 Tanah Datar.

Dengan penuh semangat dan kasih sayang, Kepala Madrasah, Rika Maria, Kamis (21/5/26) berdiri berbaris rapi di depan gerbang, bersama Wakil Kepala Madrasah, Kepala Laboratorium, Kepala Bengkel Keterampilan, Kepala Perpustakaan, serta segenap Guru dan Tenaga Kependidikan. Begitu para murid datang melangkah masuk, senyum tulus terukir manis di wajah semua, tangan  terulur dengan tulus, dan sapaan hangat bergema ramah : “Assalamu’alaikum, selamat pagi… Semangat pagi… Semoga berkah hari ini… Selamat datang Ananda, semangat ya nak!”

Tidak sekadar ucapan, Salam Sapa Berkah adalah bentuk nyata dari semboyan kita : “Merawat Jembatan Hati Menuju Mansuta Jaya”. Di sini, setiap murid disambut bukan sekadar sebagai peserta didik, melainkan putra-putri tercinta, yang kehadirannya ditunggu, dihargai, dan dicintai. Sapaan hangat ini menjadi jembatan kasih yang menghapus jarak, mendekatkan hati, dan menanamkan rasa aman, nyaman, serta bahagia sejak langkah pertama memasuki lingkungan madrasah.

Baca Juga  Kepala MAN 2 Solok Nasrul Hamsyah Jalin Silaturrahmi dengan Forkopimcam 

Dalam penjelasannya, Kepala Madrasah menegaskan makna mendalam dari kegiatan ini.

‘Program Salam Sapa Berkah ini adalah bukti bahwa pendidikan kita bukan hanya tentang mengajar ilmu pengetahuan atau keterampilan di kelas. Ini adalah inti dari Kurikulum Berbasis Cinta, mengajarkan cinta lewat salam, kasih lewat sapa dan keberkahan lewat perlakuan yang tulus. Sebelum murid pintar akalnya, kita ingin mereka merasakan dulu kehangatan hati, kelembutan pergaulan, dan rasa dicintai. Sebab, hati yang bahagia dan damai adalah kunci utama agar ilmu yang dipelajari masuk, melekat, dan bermanfaat selamanya,” ujar beliau didampingi jajaran pimpinan madrasah.

Baca Juga  Dorong Peningkatan Kinerja, Workshop GTK MAN 1 Padang Hadirkan Materi Motivasi

Gerakan ini juga selaras sepenuhnya dengan Pembelajaran Mendalam yang diterapkan di MAN 1 Tanah Datar Plus Keterampilan. Pembentukan karakter, budi pekerti, dan kebiasaan mulia dimulai dari hal paling dasar: adab menyapa, menghormati, dan menyayangi sesama. Nilai-nilai cinta kepada Allah, cinta kepada sesama, dan cinta lingkungan, ditanamkan secara konsisten setiap pagi lewat sapaan tulus ini, agar tumbuh menjadi kepribadian murid yang Berkarakter Teguh, Berakhlak Mulia, Taat Beribadah, serta menjadi sholeh dan sholehah pilihan Ilahi.

Para murid pun merasakan perbedaan dan keistimewaan yang luar biasa ini. Salah satu murid menyampaikan : ,”Rasanya sangat bahagia dan bangga setiap pagi disambut dengan senyum dan sapaan hangat Bunda Kepala Madrasah, Bapak/Ibu Guru, serta seluruh staf. Rasanya seperti disambut oleh keluarga sendiri. Semangat belajar saya langsung tumbuh, hati jadi senang, dan saya makin bangga menjadi bagian dari MAN 1 Tanah Datar Plus Keterampilan.” (humas).