HALUAN MADRASAH

MTsN 2 Padang Laksanakan Lokakarya Guru dan Tenaga Kependidikan

×

MTsN 2 Padang Laksanakan Lokakarya Guru dan Tenaga Kependidikan

Sebarkan artikel ini

PADANG, harianhaluan. id – Bertempat di ruang pertemuan madrasah, Kepala MTsN 2 Kota Padang, H. Ramli, memberikan sambutan dalam Lokakarya Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MTsN 2 Kota Padang dengan tema “Transformasi Pembelajaran melalui Inovasi Asesmen Digital dan Penguatan Pendidikan Inklusif”, Kamis (3/9/26). 

Kegiatan diikuti  88 guru dan tenaga kependidikan  Hadir juga guru dari MTs Tawalib Padang dan MTs Limau Manis Padang masing-masing 1 orang.

Ramli dalam sambutannya, menekankan bahwa transformasi pembelajaran merupakan sebuah keniscayaan yang harus diikuti oleh seluruh guru. Perkembangan teknologi digital hendaknya dimanfaatkan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, menarik, interaktif, dan mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi murid.

“Guru tidak cukup hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Inovasi asesmen digital dapat membantu guru memperoleh informasi yang lebih cepat dan akurat tentang capaian belajar murid,” ujar Ramli.

Baca Juga  Dihadiri Kakankemenag, MTsN 1 Bukittinggi Laksanakan Shahadah Tahfiz dan Haflah Ikhtitam 

Menurutnya, asesmen bukan sekadar kegiatan untuk memberikan nilai kepada murid, tetapi merupakan bagian penting dari proses pembelajaran. Hasil asesmen dapat menjadi dasar bagi guru untuk melakukan evaluasi, memberikan umpan balik, serta menentukan tindak lanjut pembelajaran sesuai dengan kebutuhan murid.

Selain inovasi asesmen digital, Ramli juga mengajak seluruh GTK untuk memberikan perhatian lebih terhadap pendidikan inklusif. Setiap murid memiliki karakteristik, kemampuan, potensi, dan kebutuhan belajar yang berbeda sehingga pembelajaran harus mampu memberikan ruang bagi semua murid untuk berkembang.

“Pendidikan inklusif mengajarkan kita untuk tidak membeda-bedakan murid. Setiap anak memiliki potensi yang harus kita kembangkan. Tugas kita sebagai pendidik adalah menghadirkan pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada seluruh murid untuk belajar, berkembang, dan meraih prestasi,” tuturnya. 

Baca Juga  Matangkan Persiapan Wisuda Tahfidz, Kepala MTsN 10 Agam Tekankan Pentingnya Kolaborasi

Ia berharap lokakarya tersebut tidak berhenti pada kegiatan berbagi pengetahuan dan pemahaman secara teoritis, tetapi dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran sehari-hari di madrasah. Guru diharapkan mampu menghasilkan berbagai inovasi pembelajaran dan asesmen yang sesuai dengan karakteristik murid.

“Setelah mengikuti lokakarya ini, saya berharap ada perubahan nyata dalam praktik pembelajaran. Mari kita jadikan teknologi sebagai alat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, bukan sekadar mengikuti tren. Yang paling penting adalah bagaimana teknologi tersebut mampu memberikan manfaat bagi peserta didik,” pungkasnya.

Lokakarya ini akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 3-5 September 2026. Hari pertama lokakarya akan membahas materi tentang Pendidikan inklusif dan Asesmen digital dengan narasumber Gilang Dwi Nanda, SPd, MM, guru SLB 1 Padang yang juga fasilitator nasional. (humas).