DHARMASRAYA

Pemkab Dharmasraya Benahi Jalan Sekitar RSUD Lama

×

Pemkab Dharmasraya Benahi Jalan Sekitar RSUD Lama

Sebarkan artikel ini

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.ID – Jalan di belakang eks RSUD Sungai Dareh, Nagari IV Koto Pulau Punjung, kembali menghitam setelah lama tidak tersentuh pemeliharaan.

Pengaspalan ruas tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya dalam memperbaiki infrastruktur, sekaligus menata wajah kawasan ibu kota kabupaten.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Dharmasraya, Zakirman, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Willy Kurniawan, Selasa (21/7/2026) mengatakan, pengerjaan ruas jalan tersebut merupakan wujud komitmen Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar, serta penataan kawasan Pulau Punjung sebagai pusat pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

Baca Juga  16 KUB Terima Bantuan Peternakan Senilai Rp 1,38 Miliar dari Pemkab Dharmasraya

Menurut Willy, ruas jalan di belakang eks RSUD Sungai Dareh merupakan bagian dari pekerjaan peningkatan jalan sepanjang 900 meter, yang saat ini sedang dilaksanakan di kawasan eks gedung rumah sakit tersebut. Penanganan dilakukan secara bertahap agar kualitas konstruksi jalan dapat terjamin.

“Untuk samping eks RSUD, tunggu pekerjaan lapisan bawahnya selesai dikerjakan baru kita aspal,” ujar Willy menjelaskan.

Ia menerangkan, sebelum pelapisan aspal dilakukan, seluruh pekerjaan pondasi dan lapisan dasar harus diselesaikan terlebih dahulu, agar jalan memiliki daya tahan yang lebih baik dan mampu melayani aktivitas masyarakat dalam jangka panjang.

Baca Juga  Tangani Jalan Amblas, Pemkab Dharmasraya Pasang Box Culvert di Nagari Kurnia Selatan

Penataan kawasan eks RSUD Sungai Dareh menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah, karena berada di kawasan strategis ibu kota yang menjadi marwah daerah.

Selain memperlancar akses transportasi warga, peningkatan kualitas jalan juga diharapkan mampu mendukung perkembangan kawasan permukiman dan aktivitas ekonomi yang terus tumbuh di Pulau Punjung. (*)