HARIANHALUAN. ID- Suasana di ruang guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 7 Padang, Senin (13/4/26) tampak berbeda dari biasanya. Meskipun kegiatan belajar mengajar telah berjalan normal selama beberapa minggu terakhir, kehadiran sosok pemimpin madrasah untuk pertama kalinya pasca kecelakaan Kepala MTsN 7 Padang Marliwis beberapa bulan lalu membawa atmosfer emosional bagi seluruh warga madrasah.
Kehadirannya menjadi momen yang dinantikan. Walaupun masih dalam tahap pemulihan dan harus menggunakan alat bantu jalan, semangat Marliwis untuk kembali menjalankan tugas mengundang decak kagum majelis guru dan karyawan tata usaha.
Tanpa membuang waktu, sesampainya di madrasah langsung menggelar rapat dinas terbatas. Dalam rapat tersebut dia melakukan koordinasi terkait perkembangan kegiatan belajar mengajar serta evaluasi program kerja yang telah berjalan selama beliau berhalangan hadir.
Suasana formal rapat dinas seketika berubah menjadi penuh tawa dan ceria saat agenda pertemuan berakhir. Majelis guru bersama karyawan tata usaha yang telah bersiap di luar ruangan segera masuk membawa kejutan berupa kue ulang tahun dan kado spesial. Sebuah kue ulang tahun dan bingkisan kado telah disiapkan sebagai simbol rasa syukur atas bertambahnya usia Marliwis sekaligus kembalinya sang nahkoda madrasah.
Momen pemotongan kue berlangsung bahagia dan tepuk tangan di ruang guru, diiringi doa bersama untuk kesehatan dan kesembuhan total beliau agar segera bisa beraktivitas tanpa alat bantu lagi.
Marliwis, mengungkapkan kerinduannya terhadap suasana pendidikanlah yang memotivasi dirinya untuk hadir ke madrasah, meski kondisi fisiknya belum pulih seratus persen.
“Melihat Bapak dan Ibu tetap konsisten menjalankan kegiatan belajar mengajar selama saya absen adalah kebahagiaan tersendiri. Terima kasih atas kejutan dan doa-doanya. Ini adalah tambahan energi bagi saya untuk terus pulih,” katanya. (humas).






