HALUAN MADRASAH

Perkuat Karakter dan Integritas, MTsN 12 Tanah Datar Gelar Wirid Bulanan Perdana

×

Perkuat Karakter dan Integritas, MTsN 12 Tanah Datar Gelar Wirid Bulanan Perdana

Sebarkan artikel ini

TANAH DATAR, harianhaluan.id – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkokoh pondasi spiritual sivitas akademika, tenaga pendidik dan kependidikan (TPK) MTsN 12 Tanah Datar menggelar kegiatan wirid bulanan perdana, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan dilaksanakan di Mushalla Al Ikhlas MTsN 12 Tanah Datar seusai pelaksanaan shalat zuhur berjama’ah. Wirid perdana ini menghadirkan penceramah Romi, Tuanku Mudo, yang mengusung tema “Harmoni dalam Bekerja untuk Meraih Rida Ilahi.”

Dalam tausiyahnya  Romi, Tuanku Mudo menekankan bahwa lingkungan madrasah adalah ladang dakwah yang mulia. Setiap peluh, pikiran, dan tenaga yang dicurahkan oleh para pendidik maupun tenaga kependidikan tidak boleh berhenti hanya sebatas menggugurkan kewajiban administratif, melainkan harus dilandasi oleh niat ibadah.

Baca Juga  Siswa MTsN 2 Sawahlunto Harumkan Nama Daerah di Ajang Kejurnas IMTC-NASSAU dan IMTC Semen Padang Cup

Dia mengutip pesona ajaran Islam tentang pentingnya niat dan kebersamaan, merujuk pada hadis Rasulullah SAW : “Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya…” (HR. Bukhari & Muslim)

Romi menjelaskan bahwa “harmoni” di tempat kerja lahir ketika setiap individu mampu mengikis ego, saling melengkapi celah kelemahan sesama rekan, dan menyatukan langkah demi tujuan agung: mendidik generasi pembelajar yang berakhlak mulia.

“Bekerja di madrasah bukan sekadar mencari nafkah untuk mengenyangkan perut, melainkan merajut amalan yang pahalanya terus mengalir. Ketika hati antarsesama pegawai harmonis, rahmat Allah akan turun, dan tugas yang berat pun terasa ringan karena ada rida Ilahi di dalamnya,” tutur Ustadz Romi dengan nada menyejukkan.

Baca Juga  Kakankemenag Tinjau PHTC di MTsN 5 Pesisir Selatan

Melalui pemaparan materi keislaman tersebut dapat dipetik, Meluruskan Niat (Itqan & Ikhlas), Menghilangkan sifat saling menyalahkan dan menggantinya dengan budaya tabayyun serta saling mendukung dan Keseimbangan Raga dan Jiwa : Kesibukan duniawi tidak boleh melalaikan kewajiban spiritual. Menjadikan shalat berjama’ah di Mushala Al Ikhlas sebagai charge energi di tengah himpitan rutinitas kerja.

Kegiatan wirid perdana ini ditutup dengan do’a bersama dipimpin Romi, Tuanku Mudo. (humas).