AGAM, harianhaluan. id – Puskesmas Kapau kembali melaksanakan kegiatan skrining kesehatan bagi peserta didik MTsN 1 Agam sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah. Setelah sebelumnya menyasar murid kelas VII, kegiatan dilanjutkan untuk siswa kelas VIII, Kamis (6/8/26) dan kelas IX pada Jumat (7/8/26).
Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari seluruh murid dan didampingi guru selama proses pemeriksaan. Skrining kesehatan dilakukan secara menyeluruh, meliputi pemeriksaan tinggi dan berat badan, kesehatan mata, telinga, gigi dan mulut, tekanan darah, serta pemeriksaan kesehatan umum lainnya. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini berbagai kondisi kesehatan peserta didik sehingga dapat segera dilakukan tindak lanjut apabila ditemukan permasalahan kesehatan.
Selain melaksanakan skrining kesehatan, tim UPTD Puskesmas Kapau juga melakukan pemeriksaan jentik nyamuk di lingkungan madrasah sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Pemeriksaan difokuskan pada tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, seperti bak penampungan air, saluran air, kamar mandi, taman, dan area lainnya yang memungkinkan adanya genangan air.
Dalam kesempatan tersebut, tim kesehatan juga memberikan edukasi kepada warga madrasah mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah penyimpanan air, mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air, serta melakukan berbagai langkah pencegahan lainnya.
Kepala MTsN 1 Agam, Desmawita Sabtu (8/8/26) menyampaikan apresiasi kepada UPTD Puskesmas Kapau yang secara berkesinambungan memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta didik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim UPTD Puskesmas Kapau yang telah melaksanakan skrining kesehatan bagi siswa kelas VIII dan IX serta melakukan pemeriksaan jentik nyamuk di lingkungan madrasah. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memastikan kesehatan peserta didik sekaligus menjaga lingkungan madrasah tetap bersih dan bebas dari potensi penyebaran penyakit. Semoga sinergi yang telah terjalin ini terus berlanjut dalam mendukung terwujudnya Madrasah Sehat,” kata Desmawita.
Dia juga menegaskan bahwa kesehatan peserta didik merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran. Oleh karena itu, MTsN 1 Agam akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya sektor kesehatan, dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman dan nyaman.
Melalui rangkaian skrining kesehatan yang telah dilaksanakan untuk seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX, serta pemeriksaan jentik nyamuk di lingkungan madrasah, MTsN 1 Agam menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan budaya hidup sehat. (humas).






