EkBis

Rakerprov Apindo Sumbar Diresmikan Gubernur, Pengurus 4 Wilayah Resmi Dilantik

×

Rakerprov Apindo Sumbar Diresmikan Gubernur, Pengurus 4 Wilayah Resmi Dilantik

Sebarkan artikel ini

PADANG, HALUAN – Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sumbar menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2026 yang digelar di Sati Hall Pangeran Beach Hotel, Kamis (23/4/2026). Rakerprov turut diresmikan secara langsung oleh Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansharullah.

Ketua Apindo Sumbar, AE Rina Pangeran mengatakan Rakerprov mengangkat tema yang relevan dengan kondisi Sumbar saat ini.

“Sumbar baru saja melewati masa yang tidak mudah pascabanjir dan longsor. Pada Rakerprov hari ini kami mengangkat tema Bangkit Bersama Membangun Ekonomi Sumbar yang Tangguh dan Berkelanjutan,” ujar Rina.

Rina mengakui banjir dan longsor di Sumbar memberikan dampak besar bagi kehidupan masyarakat, termasuk terhadap aktivitas ekonomi, infrastuktur dan dunia usaha di berbagai daerah. Namun ia optimis dari setiap tantangan selalu lahir kekuatan.

“Di tengah dunia yang penuh tantangan Apindo optimis pengusaha di Sumbar bisa bangkit karena memiliki pondasi yang menjanjikan,” katanya.

Sumbar memiliki potensi besar dalam sisi pertanian, perkebunan, industri pengolahan hingga pariwisata, kelautan. UMKM dan ekonomi kreatif juga terus tumbuh menjaga pertumbuhan ekonomi.

Meskipun demikian diakuinya tantangan kedepan tidaklah ringan. Pemulihan ekonomi membutuhkan percepatan pembangunan, infrastuktur hingga peningkatan kualitas SDM. Selain itu pengusaha juga dihadapkan tantangan global.

Baca Juga  Apindo Dorong Kesepakatan Bilateral dengan AS untuk Hadapi Perang Tarif

Melalui Rakerprov ini Apindo Sumbar berkomitmen menjadi bagian dari solusi dari kondisi yang terjadi saat ini.

“Kami siap bersinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana, mendorong investasi yang inklusif dan berkelanjutan, memperkuan UMKM dan unit usaha kecil, serta menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan Rakerprov juga langsung dihadiri oleh Ketua Umum DPN APINDO, Shinta W. Kamdani dan sejumlah stakeholder terkait.

Kepada awak media Shinta menyampaikan, saat ini sektor riil di dunia usaha tengah menghadapi berbagai persoalan dan tekanan. Kemudian masih terjadinya gap antara kebijakan dan implementasi di lapangan.

“Salah satu dampak situasi saat ini adalah sejumlah komoditas menaikkan biaya produksi. Ini sangat berat untuk banyak produsen,” ujarnya.

Sehingga dibutuhkan keselarasan arah yang kuat antara pusat, daerah dan dunia usaha agar iklim investasi terjaga.

Tantangan kedepan bagaimana bisa membuat UMKM tidak hanya bertahan tetapi juga naik kelas dan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi.

Ia juga menyoroti masalah klasik, regulasi dan perizinan yang sering macet di lapangan meskipun aturan sudah bagus. APINDO akan terus mengawal agar proses investasi lebih cepat dan kompetitif melawan negara tetangga.

Baca Juga  Sambut Bulan Ramadan, Tri Ajak Pelanggan Memaknai Momen Kebersamaan dengan Lebih Nyata

“Kita berkompetisi dengan negara tetangga. Perbaikan kecepatan investasi adalah visi APINDO. Jika kolaborasi kuat, target pertumbuhan ekonomi 8 persen bukan mimpi. Penciptaan lapangan kerja adalah kunci kesehatan masyarakat,” ucapnya.

Shinta juga menambahkan terkait pemulihan ekonomi pascabencana bukanlah tanggungjawab pemerintah saja, tapi tanggungjawab kolektif yang perlu dukungan bersama.

Pada kesempatan itu, selain Rakerprov, Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sumatera Barat (Sumbar) resmi melantik dan mengukuhkan Dewan Pertimbangan serta Dewan Pimpinan Harian APINDO untuk masa bakti 2026-2031.

Pelantikan mencakup empat wilayah yaitu Kota Padang Panjang, Kota Pariaman, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Pasaman Barat. Prosesi pelantikan dipimpin oleh Ketua DPP APINDO Sumbar, AE Rina Pangeran, SE., MBA, yang membacakan surat keputusan berdasarkan musyawarah tanggal 22 April 2026. Setelah pengambilan sumpah kesanggupan, dilakukan penandatanganan berita acara dan penyerahan panji kepengurusan.

Di tempat yang sama, Gubernur Mahyeldi dalam sambutannya menyatakan harapan besar agar kepengurusan baru mampu bergerak cepat, mendukung hilirisasi, dan menekan angka pengangguran melalui kolaborasi nyata antara APINDO dan pemerintah daerah. (h/yes)