PADANG, harianhaluan.id – Semangat berbagi kemajuan pendidikan terus mengalir di lingkungan madrasah se‑Tanah Datar. MAN 4 Tanah Datar menggelar lokakarya bertema “Mendidik dengan Hati sebagai Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, Mewujudkan Madrasah Moderat, Optimis, Disiplin, Berintegritas, Spiritual, dan Humanis”.
Acara dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Tanah Datar Hendri Pani Dias dan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber, Kepala MAN 1 Tanah Datar, Rika Maria.
Rika Maria menjabarkan secara rinci hakikat Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Dia menjelaskan bahwa kurikulum ini menempatkan kasih sayang sebagai landasan utama setiap interaksi di madrasah, bukan sekadar tambahan pelengkap.
Ada lima pilar utama yang diterapkan : mengenal potensi unik setiap murid, menghargai setiap usaha dan kemajuan kecil, membangun kepercayaan diri, membimbing dengan keteladanan, serta mengajak berbuat kebaikan untuk sesama dan lingkungan. Kurikulum ini mengubah cara pandang mengajar dari sekadar mentransfer ilmu menjadi membimbing pertumbuhan jiwa dan akal secara seimbang.
Dia juga mengaitkan setiap poin dengan nilai‑nilai utama madrasah : bersikap moderat dan tidak berlebihan, selalu optimis menyambut perubahan, menjaga kedisiplinan, memegang teguh integritas, memperkuat kerohanian, serta tetap humanis dalam setiap pelayanan.
Agar lebih mudah dipahami, Rika menyertakan contoh nyata bagaimana mengaplikasikan KBC dalam pembelajaran. Mulai dari cara menangani murid yang mengalami kesulitan belajar dengan pendekatan persahabatan, pembiasaan saling menyapa dan berdoa bersama, hingga kegiatan gotong royong yang melibatkan seluruh warga madrasah.
Kepala MAN 4 Tanah Datar, Ardoni Ernanda
mengapresiasi materi yang disampaikan.
“Penjelasan dan contoh nyata yang dibagikan sangat membuka wawasan kami. Materi ini menjadi panduan berharga untuk mewujudkan madrasah yang dicintai dan mampu melahirkan generasi unggul berkarakter,” ujarnya.
Para peserta tampak sangat tertarik, mencatat setiap gagasan, dan aktif bertanya. Rika Maria berharap semangat berbagi ini terus terjalin demi kemajuan pendidikan di Tanah Datar. (humas).






