PAYAKUMBUH, harianhaluan.id – Setelah menyelesaikan rangkaian Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Empat Tahunan, Kepala MAN 4 Tanah Datar, Ardoni Ernanda, MAg, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Sumbar di MAN 1 Payakumbuh 29–30 Juli 2026.
Rakor dihadiri oleh Kakanwil Kemenag Sumbar diwakili Kabid Pendidikan Madrasah Dr. H. Tan Gusli, SFhil.I, MAP, MA Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, SKM, M.PPM Kakankemenag Kota Payakumbuh Dr. H. Hendri Yazid, SPd.I, MM dan Kepala MA se-Sumbar
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antarkepala madrasah guna menyukseskan berbagai program strategis Kementerian Agama, khususnya transformasi pendidikan madrasah yang unggul, adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.
Dalam kesempatan tersebut, Ardoni Ernanda, M.Ag menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam Rakor KKMA merupakan bentuk komitmen MAN 4 Tanah Datar untuk terus mendukung kebijakan Kanwil Kemenag, Bidang Pendidikan Madrasah dan Kankemenag Tanah Datar dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan madrasah.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, MAN 4 Tanah Datar terus mengembangkan berbagai program unggulan yang sejalan dengan arah kebijakan transformasi pendidikan Kementerian Agama. Salah satunya adalah Program Madrasah Bilingual, yang membekali peserta didik dengan kemampuan berbahasa asing sebagai bekal menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan budaya lokal.
Madrasah juga mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) melalui penguatan Panca Cinta, yaitu Cinta kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW, Cinta Ilmu Pengetahuan, Cinta Diri dan Sesama Manusia, Cinta Lingkungan, serta Cinta Tanah Air. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam membentuk karakter peserta didik yang religius, berintegritas, moderat, peduli terhadap sesama, dan memiliki semangat kebangsaan.
Di sisi lain, MAN 4 Tanah Datar terus memperkuat Gerakan Madrasah Ramah Anak dan Anti Bullying sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan. Seluruh warga madrasah diajak untuk membangun budaya saling menghormati, menghargai perbedaan, menumbuhkan empati, serta menolak segala bentuk perundungan, kekerasan, diskriminasi, maupun tindakan yang dapat merusak karakter peserta didik.
Berbagai program tersebut dipadukan dengan implementasi visi MODISH (Moderat, Optimis, Disiplin, Integritas, Spiritualitas, dan Humanis) berbasis Cinta yang menjadi identitas MAN 4 Tanah Datar dalam melahirkan generasi yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, serta siap menghadapi tantangan era global. (humas).






