PADANG, harianhaluan.id – Usai pelaksanaan kegiatan KAMIS (Kembangkan Akhlak Mental Iman Siswa) dengan tema Arabic Day, 7/5/26), Wakil Kepala (Waka) Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) MTsN 5 Padang, Rahmatullah, memberikan arahan kepada siswa.
Arahan yang diberikan Waka Humas tersebut terkait disiplin madrasah tentang penggunaan telepon genggam (HP), pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan bahaya penyalahgunaan teknologi digital.
Dalam arahannya, Rahmatullah menegaskan pentingnya kedisiplinan siswa dalam mematuhi aturan madrasah, termasuk penggunaan HP secara bijak dan bertanggung jawab. Dia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran dan pengembangan diri, bukan untuk hal-hal yang merusak akhlak maupun masa depan peserta didik.
“Teknologi dapat membantu pembelajaran apabila digunakan dengan benar. Namun jika disalahgunakan, teknologi dapat memberikan dampak negatif terhadap akhlak, kedisiplinan, dan pola belajar siswa,” ujarnya.
Dia juga menyampaikan bahwa pemerintah telah mengeluarkan regulasi terkait pelindungan anak di ruang digital melalui Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak. Regulasi tersebut mengatur pembatasan dan pelindungan akses anak terhadap layanan digital dan media sosial berisiko tinggi.
Selain itu, Rahmatullah mengingatkan siswa agar menggunakan AI secara bijak serta memanfaatkannya untuk kepentingan pembelajaran, bukan untuk mencontek, menyebarkan informasi tidak benar, ataupun aktivitas negatif lainnya.
“AI boleh dimanfaatkan untuk membantu belajar, mencari referensi, dan menambah wawasan. Namun siswa jangan sampai bergantung penuh pada AI hingga malas berpikir dan malas belajar,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, dia juga mengajak seluruh siswa untuk memperkuat keimanan dan rasa takut kepada Allah dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika menggunakan media sosial dan berselancar di dunia maya.
“Kita harus memiliki sikap sami’na wa atho’na, mendengar dan taat terhadap perintah Allah serta menjauhi larangan-Nya. Ketika menggunakan internet dan media sosial, ingatlah bahwa Allah selalu melihat apa yang kita lakukan,” ujar Rahmatullah. (humas).






