TANAH DATAR, harianhaluan.id – Hari terakhir Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) MAN 1 Tanah Datar, Jumat 17 Juli 2026 menghadirkan jajaran Kepolisian Kecamatan Sungayang.
Materi yang disampaikan tentang Penguatan Disiplin Lalu Lintas serta Pencegahan dan Penindakan Anti Perundungan (Bullying) kepada seluruh warga MAN 1 Tanah Datar
Kehadiran aparat kepolisian disambut Kepala MAN 1 Tanah Datar, Dr. Rika Maria, didampingi Kaur Tata Usaha, Yondra, SAg, Wakil Kesiswaan Nofrizal SPd. I, Wakil Humas Rahmadona S.Si, Wakil Sarpras Nurlisma S Pd, Pembina OSIM, seluruh panitia Matamuda, guru dan kependidikan.
Kegiatan itu menjadi penutup yang berharga guna membekali para murid dengan pemahaman tentang keselamatan, ketertiban, dan pentingnya menjaga hubungan sesama dengan penuh hormat dan kasih sayang.
Dalam penyampaian materinya, Wakapolsek Ipda Irwan SH, MH menjelaskan secara rinci aturan-aturan dasar berlalu lintas, pentingnya memakai helm, tidak melawan arus, serta kedisiplinan yang harus dimiliki setiap warga jalan demi keselamatan bersama. Materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami, disertai contoh nyata kejadian, sehingga para murid menyadari bahwa kedisiplinan bukan sekadar kewajiban, melainkan bentuk tanggung jawab kepada diri sendiri dan orang lain.
Selanjutnya, materi anti perundungan disampaikan dengan pendekatan yang menyentuh hati. Para murid diajak memahami bahwa perundungan, baik secara fisik, lisan, maupun di media sosial sangat merugikan dan melanggar hak asasi orang lain.
“Kita hidup di madrasah yang penuh cinta dan persaudaraan. Tidak ada tempat untuk merendahkan, menyakiti, atau menjatuhkan orang lain. Mari kita saling menguatkan, menghargai perbedaan, dan menjadi teman yang baik,” tegas narasumber dari kepolisian.
Kepala MAN 1 Tanah Datar, Rika Maria, mengapresiasi kehadiran dan penyampaian yang sangat berharga ini.
“Materi ini sangat selaras dengan nilai-nilai yang kami tanamkan: disiplin sebagai wujud ibadah, dan akhlak mulia sebagai cermin iman. Semoga ilmu yang didapat hari ini menjadi bekal berharga bagi seluruh murid, baik di lingkungan madrasah maupun di masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang antusias serta doa bersama, menandai berakhirnya rangkaian Matamuda 2026 dengan penuh semangat, kesiapan, dan kesadaran baru untuk membangun lingkungan madrasah yang aman, nyaman, tertib, dan penuh kasih sayang.(humas).






