PADANG

Terverifikasi 35.500, Pemondokan Penastani Rampung

×

Terverifikasi 35.500, Pemondokan Penastani Rampung

Sebarkan artikel ini

HARIANHALUAN.id – Jelang gelaran Pekan Nasional Tani dan Nelayan (Penas Tani) ke 16 tahun 2023 ini, Pemerintah Kota Padang merampungkan sebanyak 35.500 pemondokan.

Asisten II Pemerintah Kota Padang Didi Aryadi menyebutkan hingga saat ini sudah terdaftar lebih dari 30 ribu peserta. Ia juga menyebutkan Kota Padang sudah dipersiapkan untuk menampung lebih dari 40 ribu peserta nantinya. Pemondokan tersebut tersebar di empat kecamatan, Koto Tangah, Padang Utara, Kuranji, dan Nanggalo. Kelengkapan per kelurahan terus diverifikasi ulang, dibagi per zona terdekat, zona 1, sampai zona 4 dengan jarak maksimal 9 kilometer dari lokasi gelaran Penas.

“Peserta dari kelompok tani dan nelayan langsung tinggal di rumah penduduk. Mereka membayar akomodasi Rp 150 ribu per orang. Satu rumah akan menerima pemondokan 8-15 orang. Menginap lebih kurang 10 hari, satu orang akan dikenai Rp 1,5 juta. Artinya, 10 orang Rp 15 juta,” katanya.

Baca Juga  Balai Bahasa dan Gramedia Padang Semarakkan Semesta Buku

Didi berharap nantinya agenda Penas Tani ke 16 ini mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Kota Padang. Oleh karena itu, Pemko Padang terus mempersiapkan fasilitas umum baik itu jalan, puskesmas.

“Kita terus bekerja setiap hari guna verifikasi pemondokan ini. Tidak hanya itu, kita juga berusaha untuk mengoptimalkan segala fasilitas di sekitar pemondokan, misalnya fasilitas kesehatan dalam hal ini kita koordinasi dengan Dinas Kesehatan,” katanya.

Seluruh OPD Kota Padang berkolaborasi pada masing-masing bidang untuk mengoptimalkan penyelenggaraan Penas Tani. Misalnya, Dinas Perhubungan yang berperan dalam mengawasi pergerakan lalu lintas agar terhindar dari kemacetan.

Baca Juga  DAK Perpusnas, Kota Padang Bakal Bangun Perpustakaan Baru

“Kemudian berikutnya kita juga lakukan pemasangan stiker yang ada barcode pada pemondokan, dan pemasangan lokasi berdasarkan GPS, dan maping atau sebaran untuk memudahkan peserta. Sudah dilakukan sosialisasi kepada OPD terkait,” ujarnya.

Keamanan dan ketertiban juga akan dioptimalkan dengan melibatkan Satpol PP. Sementara pihaknya masih menunggu data pasti untuk jumlah peserta yang akan ikut dan tergabung dalam Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA). (dar)