PADANG, HARIANHALUAN.ID — Sebanyak 38 lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan Gema Nusantara (Genus) Sumatera Barat resmi dilantik dalam prosesi Pelantikan dan Angkat Sumpah Asisten Tenaga Kesehatan Angkatan V Tahun Ajaran 2025/2026 di Hotel Santika Premiere Padang, Rabu (13/5/2026).
Kepala SMK Kesehatan Genus Sumbar, Rina, mengatakan pelantikan dan angkat sumpah ini menjadi momentum penting bagi lulusan dalam mengemban tanggung jawab besar di dunia kesehatan, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keselamatan jiwa manusia.
Ia menyebutkan, seluruh siswa kelas XII dinyatakan lulus 100 persen pada pengumuman kelulusan yang disampaikan pada 4 Mei 2026. Dari total lulusan yang dilantik, sebanyak 9 orang berasal dari kompetensi keahlian Asisten Keperawatan dan 29 orang dari Farmasi Klinis dan Komunitas.
“Kami terus memberikan penguatan pada aspek kedisiplinan, mutu kerja, etika, komunikasi, dan kemandirian agar lulusan siap menghadapi dunia kerja,” ujarnya.
Meski tergolong sekolah yang relatif muda, berdiri sejak 2019, SMK Kesehatan Genus Sumbar telah meraih akreditasi “Baik” dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) serta memenuhi standar pendidikan nasional. Berbagai prestasi juga telah diraih, baik di tingkat kota, provinsi, hingga nasional.
“Tahun ini, pada ajang FLS2N, siswa kami meraih juara selama tiga kali berturut-turut di tingkat provinsi hingga nasional. Sementara pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) bidang Keperawatan Kesehatan dan Sosial, siswa kami juga meraih juara pertama dan akan melaju ke tingkat nasional pada Agustus mendatang,” katanya.
Untuk meningkatkan mutu pendidikan, pihak sekolah terus melakukan pembenahan terhadap delapan standar pendidikan nasional, termasuk melengkapi sarana dan prasarana seperti laboratorium di setiap jurusan serta fasilitas perpustakaan.
Selain itu, SMK Genus Sumbar juga telah mengembangkan Teaching Factory (Tefa) berupa apotek dan klinik yang dapat dimanfaatkan siswa sebagai sarana praktik sekaligus sumber pendapatan. Fasilitas tersebut juga membuka peluang kerja bagi lulusan yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
38 Lulusan SMK Kesehatan Genus
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Habibul Fuadi, mengapresiasi pelaksanaan pelantikan dan angkat sumpah tersebut. Menurutnya, kegiatan ini turut memperkuat sumber daya manusia (SDM) di Sumatera Barat.
“Kami mendorong para orang tua untuk menyekolahkan anaknya di SMK karena siswa tidak hanya memperoleh ijazah, tetapi juga sertifikat keahlian yang siap kerja serta bekal untuk melanjutkan pendidikan sesuai bakat dan minat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah membuka peluang dukungan bagi sekolah, baik dalam bentuk sarana dan prasarana, penguatan SDM, maupun pengembangan kapasitas, tanpa membedakan antara sekolah negeri dan swasta.
Ketua Yayasan Binus, Defi Endri, juga mengingatkan bahwa pelantikan dan sumpah profesi bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tantangan di dunia kerja.
“Kami menekankan kepada lulusan agar tidak cepat berpuas diri. Terus kembangkan potensi dan asah keterampilan yang dimiliki,” pesannya.
Saat ini, Yayasan Binus menaungi empat sekolah, yakni SMK Kesehatan Genus Bukittinggi, SMK Kesehatan Genus Sumbar, SMK Kesehatan Genus Riau, dan SMA Praja Nusantara Sumbar. (*)












