PENDIDIKAN

Tingkatkan Kompetensi Guru Matematika Indonesia-Malaysia, Departemen Matematika UNP Beri Pelatihan Bahan Ajar Digital Berbasis Game

×

Tingkatkan Kompetensi Guru Matematika Indonesia-Malaysia, Departemen Matematika UNP Beri Pelatihan Bahan Ajar Digital Berbasis Game

Sebarkan artikel ini
Departemen Matematika UNP
Dosen Departemen Matematika Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Bimbingan Teknis inovasi bahan ajar berbasis Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) menggunakan aplikasi Construct 3 untuk membuat game pembelajaran bagi guru matematika Indonesia dan Malaysia. IST

BATUSANGKAR, harianhaluan.id — Perkembangan teknologi digital dalam dunia pendidikan mendorong guru untuk terus meningkatkan kemampuan dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan interaktif. Pemanfaatan teknologi tidak hanya mendukung proses penyampaian materi, tetapi juga membuka peluang bagi guru untuk mengembangkan media pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, Dosen Departemen Matematika Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Bahan Ajar Berbasis Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) Menggunakan Aplikasi Construct 3 untuk Membuat Game Pembelajaran bagi Guru Matematika Indonesia dan Malaysia.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan bahan ajar digital melalui integrasi teknologi, pedagogi, dan konten matematika. Melalui pelatihan ini, guru diberikan pengalaman dalam merancang media pembelajaran berbasis permainan yang dapat digunakan untuk menciptakan pembelajaran matematika yang lebih menarik dan bermakna.

Program pengabdian ini diketuai oleh Prof. Dr. Ahmad Fauzan, M.Pd., M.Sc., bersama tim Sri Wahyu, S.Pd., M.Si., Randi Proska Sandra, S.Pd., M.Sc., Dr. Yulyanti Harisman, S.Si., M.Pd., serta melibatkan mahasiswa Hafizatunnisa dan Suci Indah Kurnia. Kegiatan ini juga melibatkan mitra internasional dari Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia melalui Associate Professor Mazlini Adnan.

Menurut Prof. Dr. Ahmad Fauzan, integrasi teknologi dalam pembelajaran matematika perlu diarahkan untuk menciptakan proses belajar yang lebih aktif dan berpusat pada siswa. “Guru tidak hanya dituntut mampu menggunakan teknologi, tetapi juga perlu memiliki kemampuan dalam mengembangkan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Melalui pendekatan TPACK, guru dapat menggabungkan pemahaman materi, strategi pembelajaran, dan teknologi digital secara terpadu,” ujarnya.

Disampaikan Ahmad, salah satu teknologi yang diperkenalkan dalam kegiatan ini adalah aplikasi Construct 3. Platform tersebut memungkinkan guru mengembangkan game edukasi berbasis digital tanpa membutuhkan kemampuan pemrograman yang kompleks. Media yang dikembangkan dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran matematika berbasis proyek serta membantu siswa memahami konsep melalui aktivitas interaktif.  “Construct 3 digunakan sebagai platform pengembangan game edukasi matematika yang terintegrasi dengan pembelajaran berbasis proyek,” katanya.

Kegiatan pertama dilaksanakan di Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, pada 13–14 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti oleh guru matematika SMP dari berbagai sekolah di Kabupaten Tanah Datar. Para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut yaitu Harningsih, S.Pd. dari UPT SMPN 5 Batusangkar, Lina Chaniago, S.Pd. dan Ulfa Tri Wahyuni, S.Pd. dari UPT SMPN 1 Batusangkar, Eza Ezila Eddy, S.Pd. dari SMP IT Masjid Raya Lantai Batu, Erwin, S.Pd. dari UPT SMPN 1 Pariangan, Cici Ladiya Elsa, S.Pd. dari UPT SMPN 2 Tanjuang Baru, Rahmi Sofyan Ni, S.Pd. dari UPT SMPN 2 Rambatan, Rezky Viona Arif, S.Pd. dari UPT SMPN 1 Batipuh, Ira Okafitri dari UPT SMPN 1 Sungayang, Silvi Yuadmiras, S.Pd. dari UPT SMPN 1 Pariangan, Wirasyid Hafizul Lathief, S.Pd. dari UPT SMPN 1 Sungai Tarab, Arnina Dwi Jaya, S.Pd. dari UPT SMPN 3 Lintau Buo Utara, Putri Aulia Ismi, S.Pd. dari UPT SMPN 5 Lintau Buo Utara, Okril Liadi Putra, S.Pd. dari UPT SMPN 2 Lintau Buo, Nofadila, S.Pd. dari UPT SMPN 3 Tanjung Emas, Melly Dipo Yanti, S.Pd. dari SMPN 1 Padang Ganting, Yosi Marwita, S.Pd. dari UPT SMPN 1 Batipuh Selatan, Astri, S.Pd. dari UPT SMPN 2 Batusangkar, Rahmawati, S.Pd. dari UPT SMPN 2 X Koto, Devi Gusdianti, S.Pd.I. dari UPT SMPN 3 Sungai Tarab, serta Suri Srima Eled, M.Pd. dari UPT SMPN 2 Batusangkar.

Baca Juga  Harga TBS Sawit di Dharmasraya Mulai Naik, APKASINDO Apresiasi Langkah Bupati dan Forkopimda

Dikatakannya, dalam kegiatan di Batusangkar, para peserta memperoleh materi mengenai konsep TPACK, pengenalan aplikasi Construct 3, penyusunan rancangan game pembelajaran matematika, hingga praktik pembuatan media pembelajaran digital. Pelatihan ini disampaikan oleh Aqilul Asra, S.Pd., Gr. sebagai narasumber yang memberikan pendampingan kepada guru dalam memahami pemanfaatan teknologi digital untuk mengembangkan bahan ajar matematika berbasis game.

Selama proses pelatihan, guru mengikuti tahapan mulai dari memahami konsep integrasi teknologi dalam pembelajaran, menyusun rancangan media, mengenal fitur-fitur Construct 3, hingga menghasilkan rancangan awal game pembelajaran yang dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar. Setelah kegiatan di Indonesia, program pengabdian dilanjutkan melalui kegiatan kolaborasi internasional bersama MRSM Tarolak, Malaysia pada 20–21 Agustus 2026. “Kegiatan ini menjadi bagian dari kerja sama pendidikan antara Universitas Negeri Padang dan mitra pendidikan Malaysia dalam pengembangan inovasi pembelajaran matematika berbasis teknologi,” tuturnya.

Departemen Matematika UNP Beri Pelatihan Bahan Ajar Digital Berbasis Game

Sementara itu, kegiatan di MRSM Tarolak Malaysia ujar Ahmad, diikuti oleh 25 guru dari berbagai bidang keilmuan. Peserta bidang matematika terdiri atas Syalehuddin Bin Sohaimi selaku Ketua Jabatan Matematik, Khairulnisak Binti Abdullah, Raja Nurul Huda Bt Raja Mohd Harun, Mohd Farhan Bin Mohd Fu’ad, Nur Izzatie Farhana Binti Ahmad Fauzan, Sarah Binti Roslan, Nurul A’Dlina Binti Zaharin, Norhafiza Binti Bolhan, Samsuzilla Binti Hassan, Muhammad Yusri Bin Kornan, dan Rose Nina Binti Roslan.

Baca Juga  Ukur Kekuatan, 17 Kelompok Ekstrakurikuler MAN 1  Padang Ikuti Apel Akbar

Selain guru matematika, kegiatan ini juga diikuti oleh guru bidang sains dan teknologi, yaitu Isnur’ain Binti Sahar dan Muhammad Taufiq Bin Ali sebagai guru Sains Komputer, Shah Rihan Bin Mat Amin selaku Ketua Jabatan Sains, Nasyrah Nizaha Bt Baidzawi dan Helmi Khusairi Bin Baharudin sebagai guru Biologi, Aida Khairani Bt Mohamad Habib, Suniza Binti Ahmad, Nurul Hanifa Binti Muda, serta Muhammad Zulhairi Bin Lukman Sabri sebagai guru Fisika. Selanjutnya Nurul Akmar Binti Nazri, Norizah Bt Umor, Siti Rohani Binti Jaafar, Muhammad Firdaus Bin Hamzah, dan Fatin Liyana Binti Ahmad sebagai guru Kimia dan Biologi.

Pada kegiatan di MRSM Tarolak Malaysia, pelatihan disampaikan oleh Pipin Sumarni, S.Pd., M.Pd., Gr. yang memberikan pendampingan kepada para guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis Construct 3 serta strategi integrasi teknologi dalam pembelajaran. Melalui kegiatan tersebut, guru memperoleh pengalaman dalam merancang bahan ajar digital yang menggabungkan unsur permainan, materi pembelajaran, dan pendekatan pedagogis.

“Melalui rangkaian kegiatan di Indonesia dan Malaysia, para guru memperoleh peningkatan kompetensi dalam mengembangkan bahan ajar digital berbasis TPACK. Program ini mendorong guru untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi pembelajaran, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi media yang dapat digunakan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Associate Professor Mazlini Adnan menyampaikan bahwa kegiatan kolaborasi pendidikan Indonesia-Malaysia menjadi ruang untuk memperkuat pertukaran pengalaman dan praktik baik dalam pemanfaatan teknologi pendidikan. “Kami berharap guru mampu menghasilkan inovasi pembelajaran yang dapat dikembangkan dan diterapkan sesuai kebutuhan siswa,” katanya. (h/rel)