PASAMAN BARAT, harianhaluan.id — Perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan mendorong guru untuk terus meningkatkan kemampuan dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan interaktif. Pemanfaatan teknologi digital tidak hanya membantu guru dalam menyampaikan materi, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik dan menyenangkan bagi peserta didik.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, Dosen Departemen Matematika Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Bahan Ajar Berbasis Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) Menggunakan Aplikasi Gimkit untuk Pembelajaran Menyenangkan bagi Guru Matematika Indonesia dan Malaysia.
Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan bahan ajar digital yang inovatif melalui integrasi teknologi, pedagogi, dan konten matematika. Melalui kegiatan ini, guru diberikan pelatihan untuk membuat media pembelajaran berbasis permainan yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
Pengabdian ini diketuai oleh Dra. Minora Longgom Nasution, M.Pd., bersama tim Dr. Yulyanti Harisman, S.Si., M.Pd., Nadiyatul Ghina, S.Si., M.Aktr., Dra. Hj. Fitrani Dwina, M.Ed., Hafizatunnisa, dan Ghina Nur Azizah Thamrin. Kegiatan ini juga melibatkan mitra internasional dari Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia melalui Professor Madya Dr. Mazlini Binti Adnan
Dikatakan Minora, penggunaan teknologi dalam pembelajaran matematika perlu diarahkan tidak hanya sebagai alat bantu, tetapi sebagai sarana untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna.
“Guru perlu memiliki kemampuan dalam mengembangkan media pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman. Melalui pendekatan TPACK dan aplikasi Gimkit, guru dapat merancang pembelajaran matematika yang lebih interaktif serta meningkatkan motivasi siswa,” ujarnya.
Gimkit merupakan platform pembelajaran digital berbasis permainan yang memungkinkan guru membuat kuis interaktif, memberikan umpan balik secara langsung, serta membantu proses asesmen formatif melalui aktivitas belajar yang menyenangkan.
Kegiatan pertama dilaksanakan di SMAN 1 Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, pada 10–11 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti oleh guru matematika yang tergabung dalam MGMP Matematika SMP se-Kabupaten Pasaman Barat.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Pasaman Barat, di antaranya Rahmi Ega Suryani, S.Pd. (SMAN 1 Kinali), Dwi Nova Linda, S.Pd. (SMAN 2 Pasaman), Reski Marizal, S.Pd., Gr. (SMAN 1 Talamau), Maya Elfia Sari, S.Pd. (SMAN 1 LND), Widia Astuti, S.Pd. (SMAN 2 Kinali), Irma Nengsih, S.Pd. (SMAN 1 Sei Aur), Selvia, S.Pd. (SMAN 1 Guntul), Nurul Hikmi, S.Pd. (SMAN 1 Lembah Melintang), dan Nurhayati, S.Pd. (SMA Cendekia).
Departemen Matematika UNP Tingkatkan Kompetensi Guru Indonesia-Malaysia
Dalam kegiatan di Pasaman Barat, pelatihan penggunaan aplikasi Gimkit disampaikan oleh Aqilul Asra, S.Pd., Gr. sebagai pemateri yang membimbing guru dalam memahami pemanfaatan media pembelajaran digital berbasis game.
Selama pelatihan, para guru mengikuti berbagai tahapan mulai dari pengenalan konsep TPACK, penggunaan aplikasi Gimkit, penyusunan desain permainan pembelajaran matematika, hingga praktik membuat media pembelajaran yang dapat diterapkan di kelas.
Setelah kegiatan di Indonesia, program pengabdian dilanjutkan melalui kegiatan kolaborasi internasional bersama MRSM Tarolak, Malaysia pada 20–21 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari kerja sama pendidikan Indonesia-Malaysia dalam pengembangan inovasi pembelajaran matematika berbasis teknologi.
Kegiatan di MRSM Tarolak diikuti oleh 25 guru dari berbagai bidang keilmuan. Peserta tersebut terdiri atas Syalehuddin Bin Sohaimi selaku Ketua Jabatan Matematik, Khairulnisak Binti Abdullah, Raja Nurul Huda Bt Raja Mohd Harun, Mohd Farhan Bin Mohd Fu’ad, Nur Izzatie Farhana Binti Ahmad Fauzan, Sarah Binti Roslan, Nurul A’Dlina Binti Zaharin, Norhafiza Binti Bolhan, Samsuzilla Binti Hassan, Muhammad Yusri Bin Kornan, dan Rose Nina Binti Roslan sebagai guru matematika.
Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh guru bidang sains, yaitu Isnur’ain Binti Sahar dan Muhammad Taufiq Bin Ali sebagai guru Sains Komputer, Shah Rihan Bin Mat Amin selaku Ketua Jabatan Sains, Nasyrah Nizaha Bt Baidzawi dan Helmi Khusairi Bin Baharudin sebagai guru Biologi, Aida Khairani Bt Mohamad Habib, Suniza Binti Ahmad, Nurul Hanifa Binti Muda, serta Muhammad Zulhairi Bin Lukman Sabri sebagai guru Fisika, serta Nurul Akmar Binti Nazri, Norizah Bt Umor, Siti Rohani Binti Jaafar, Muhammad Firdaus Bin Hamzah, dan Fatin Liyana Binti Ahmad sebagai guru Kimia dan Biologi.

Pada kegiatan di MRSM Tarolak Malaysia, pelatihan disampaikan oleh Pipin Sumarni, S.Pd., M.Pd., Gr. yang memberikan pendampingan kepada para guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis Gimkit serta strategi integrasi teknologi dalam pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, para guru Indonesia dan Malaysia memperoleh pengalaman dalam mengembangkan bahan ajar digital berbasis game yang dapat meningkatkan kreativitas guru dan menghadirkan pembelajaran matematika yang lebih menarik bagi siswa.
Professor Madya Dr. Mazlini Binti Adnan menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam membangun komunitas guru yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan.
“Kami berharap guru tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi pembelajaran yang dapat digunakan secara berkelanjutan,” katanya.
Program pengabdian ini menghasilkan berbagai luaran, seperti peningkatan kompetensi guru dalam mengembangkan bahan ajar berbasis TPACK, produk media pembelajaran digital menggunakan Gimkit, modul penggunaan aplikasi, serta dokumentasi publikasi kegiatan.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Departemen Matematika UNP dalam memperkuat transformasi digital pendidikan serta membangun kerja sama pendidikan lintas negara melalui inovasi pembelajaran matematika berbasis teknologi. (h/isr)












