LIMAPULUH KOTA, HARIANJALUAN.ID — Anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota dari Fraksi Demokrat, Prima Maifirson, turun langsung ke sawah mengikuti panen padi bersama petani di Nagari Sungai Antuan, Kecamatan Mungka, Rabu (20/5). Kehadiran wakil rakyat di tengah hamparan sawah itu menjadi simbol dukungan nyata terhadap perjuangan petani menjaga ketahanan pangan daerah.
Panen padi varietas banang pulau tersebut dilakukan di lahan seluas sekitar 4.900 meter persegi dengan hasil diperkirakan mencapai 3,5 ton. Menariknya, proses panen kali ini dibantu mesin combine harvester milik Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota yang untuk pertama kalinya digunakan oleh petani setempat.
Mesin bantuan pemerintah pusat itu disebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Di sela panen, Prima Maifirson menegaskan bahwa DPRD bersama pemerintah daerah terus berupaya hadir mendukung kelompok tani agar tetap tumbuh dan berkembang di tengah tantangan sektor pertanian saat ini.
Menurutnya, pertanian tidak boleh lagi dipandang sebagai pekerjaan yang hanya digeluti generasi tua. Ia berharap semakin banyak anak muda mulai tertarik terjun menjadi petani modern.
“Ke depan kita berharap lahir petani-petani dari kalangan generasi milenial. Pertanian punya potensi besar dan harus terus didukung,” ujarnya.
Prima juga menilai keberadaan alat pertanian modern seperti combine harvester akan sangat membantu petani dalam menekan biaya dan mempercepat proses panen, sehingga produktivitas pertanian masyarakat bisa terus meningkat.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Baruah Tobiang Nagari Sungai Antuan, Netti Elfia, mengatakan lahan yang saat ini mereka garap sebelumnya merupakan sawah tidur milik warga yang dikelola melalui sistem bagi hasil.
Kelompok tani yang berdiri sejak 2015 itu kini memiliki 32 anggota. Setelah sempat vakum, kelompok tersebut kembali aktif usai pergantian kepengurusan tiga tahun terakhir dan mulai mendapatkan berbagai bantuan pertanian.
“Kelompok tani ini lama tidur. Setelah berganti kepengurusan, alhamdulillah sejak 2024 sampai 2026 sudah ada bantuan yang terealisasi dari tingkat kabupaten, provinsi hingga pusat seperti mesin potong rumput, hand traktor, dan pompa air,” ungkapnya.











