PADANG, HARIANHALUAN.ID—Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar Walillahilham. Gema takbir berkumandang mengiringi langkah ribuan jamaah yang memadati lapangan Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang di kawasan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, untuk melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5) pagi.
Udara yang masih sejuk perlahan dipenuhi lantunan doa dan suasana khidmat pelaksanaan Salat Iduladha di kawasan industri semen pertama di Asia Tenggara tersebut. Tidak hanya sekadar menjadi ibadah tahunan, Salat Iduladha itu juga menjadi momentum kebersamaan antara perusahaan dan masyarakat yang selama lebih dari satu abad tumbuh berdampingan.
Salat Iduladha itu dihadiri Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, Direktur Operasi Andria Delfa, Komisaris Utama Werry Darta Taifur, serta karyawan Semen Padang Group beserta keluarga.
Salat dipimpin Ustaz Riko Pebrianto yang juga merupakan Imam Masjid Raya Jabal Rahmah Semen Padang. Sementara khatib adalah dosen UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Dr. H. Andriyaldi, Lc., M.A.
Di tengah kekhusyukan Iduladha, Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengingatkan kembali makna besar di balik hari raya kurban. Iduladha bukan hanya tentang menyembelih hewan kurban, tetapi tentang kesediaan manusia menempatkan kepentingan yang lebih besar di atas kepentingan pribadi.
“Kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS mengajarkan tentang keikhlasan, ketaatan, dan pengorbanan. Nilai-nilai itu yang harus terus hidup dalam kehidupan kita,” ujar Pri Gustari di hadapan ribuan jamaah.
Iduladha tidak berhenti pada ritual ibadah. Tradisi berbagi hewan kurban menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan tersebut. Untuk tahun ini, kata Pri Gustari, perusahaan menyalurkan sebanyak 36 ekor sapi kurban kepada masyarakat sekitar perusahaan serta sejumlah instansi di Kota Padang.
“Bantuan sapi kurban ini bukan sekadar agenda tahunan. Bantuan ini telah menjadi simbol kedekatan perusahaan dengan lingkungan yang selama ini tumbuh bersama. Selain itu, bantuan ini juga merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan,” katanya.
Pri Gustari menyampaikan harapan agar perusahaan tetap mampu bertahan dan terus memberi manfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap seluruh stakeholder bersama-sama menjaga Semen Padang yang kita cintai ini agar tetap kuat, terus berinovasi, dan menjadi kebanggaan Ranah Minang,” katanya.












