AGAM, harianhaluan. id – Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Pengurus OSIM MTsN 1 Agam yang dilaksanakan di Mifan Padang Panjang ditutup Rabu (10/6/26). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi momentum dalam membekali calon pemimpin muda madrasah dengan berbagai pengetahuan, keterampilan dan pengalaman berorganisasi.
Berbagai aktivitas yang diberikan juga melatih peserta untuk bersikap tepat dalam menghadapi situasi, mengumpulkan informasi, membangun strategi dan menyelesaikan permasalahan secara bersama-sama.
Pada acara penutupan, Coach Inspired Training Center (ITC), Aulia Rahmam, menyampaikan harapannya agar seluruh peserta mampu menjadi penggerak kemajuan madrasah pada masa yang akan datang.
Kepala MTsN 1 Agam, Desmawita, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada putra-putrinya untuk mengikuti kegiatan LDK.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh pemateri dari Inspired Training Center (ITC), kepada panitia yang telah rela berkorban demi kemajuan keluarga besar MTsN 1 Agam, serta kepada seluruh anggota OSIM yang telah menunjukkan semangat, motivasi, dan keceriaan selama kegiatan berlangsung,” tambahnya.
Menurutnya, hari tersebut merupakan momen bersejarah karena menjadi langkah awal bagi peserta untuk belajar menjadi pemimpin. Ia menyebutkan bahwa setiap manusia pada dasarnya dilahirkan untuk menjadi pemimpin, baik bagi dirinya sendiri, keluarga, maupun masyarakat.
“Hari ini merupakan hari yang bersejarah. Ini adalah awal ananda dididik untuk menjadi pemimpin. Setiap manusia dilahirkan untuk menjadi pemimpin, setidaknya memimpin diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Tidak tertutup kemungkinan di masa depan ada di antara ananda yang menjadi presiden, Gubernur Sumatera Barat, atau pemimpin di berbagai bidang lainnya. Ketika kita sudah ditakdirkan menjadi pemimpin, tinggal bagaimana kita menentukan arah dan tujuan hidup kita,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan bahwa para pengurus OSIM merupakan teladan bagi seluruh siswa MTsN 1 Agam yang berjumlah lebih dari 500 orang. Oleh karena itu, mereka diharapkan mampu menunjukkan prestasi dalam belajar sekaligus menjadi contoh yang baik dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kalian akan menjadi contoh bagi lebih dari 500 siswa MTsN 1 Agam. Ketika belajar, tunjukkan bahwa ananda adalah siswa yang berprestasi. Ketika berada di tengah masyarakat, tunjukkan bahwa ananda memiliki perilaku yang baik sebagai siswa MTsN 1 Agam,” pesannya.
Desmawita menyampaikan bahwa kebahagiaan terbesar bagi orang tua dan pendidik adalah melihat generasi penerus mampu mencapai kesuksesan yang lebih tinggi.
Sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan prestasi peserta selama kegiatan berlangsung, pemateri dari ITC memberikan penghargaan kepada peserta dan kelompok terbaik. Predikat Peserta Terbaik Putra diraih Azka Pradita Rifky, sedangkan Peserta Terbaik Putri diraih Azizah Nur Abidah. Sementara itu, penghargaan Kelompok Terbaik I diberikan kepada Kelompok Tunjang diwakili M. Febrio Alfarodari. (humas).






