BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.ID – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bukittinggi terus mematangkan persiapan menghadapi Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPP).
Komitmen menghadirkan pelayanan yang prima diwujudkan melalui rapat koordinasi yang dipimpin Kasubbag Tata Usaha, Tri Andriani Djusair di Aula Kemenag Kota Bukittinggi, Senin (6/7/2026).
Rapat bersama Tim PEKPP tersebut membahas area 3 hingga area 6 penilaian, meliputi Sistem Informasi Pelayanan Publik, Konsultasi dan Pengaduan, serta Inovasi Pelayanan Publik.
Seluruh tim melakukan evaluasi terhadap capaian, melengkapi dokumen pendukung, serta menyusun langkah percepatan untuk memenuhi seluruh indikator penilaian.
Tri Andriani mengatakan, keberhasilan pelaksanaan PEKPP tidak hanya diukur dari kelengkapan administrasi. Namun juga dari komitmen seluruh tim dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“PEKPP menjadi momentum bagi kita untuk terus berbenah. Terpenting bukan sekadar memenuhi indikator penilaian, tetapi bagaimana sistem pelayanan yang kita bangun benar-benar memberikan kemudahan, keterbukaan, dan kepuasan kepada masyarakat. Karena itu, seluruh tim harus bekerja secara kolaboratif, teliti, dan bertanggung jawab dalam menyiapkan setiap eviden yang dibutuhkan,” ujar Tri Andriani.
Ia juga mengingatkan pentingnya penguatan inovasi pelayanan sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan di lingkungan Kementerian Agama Kota Bukittinggi.
“Inovasi harus menjadi budaya kerja, bukan hanya untuk mengikuti penilaian. Setiap layanan harus terus dikembangkan agar semakin efektif, efisien, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” katanya.
Melalui rapat ini, katasnya, masing-masing penanggung jawab area melakukan evaluasi terhadap capaian yang telah dilaksanakan, mengidentifikasi kekurangan, serta menyusun langkah percepatan penyelesaian dokumen dan implementasi program yang masih perlu disempurnakan.
Dengan koordinasi yang solid dan komitmen bersama, Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi optimistis dapat memberikan hasil terbaik dalam pelaksanaan pemantauan dan evaluasi kinerja penyelenggaraan pelayanan publik, sekaligus memperkuat budaya pelayanan prima bagi masyarakat. (*)












