TANAH DATAR, harianhaluan. id – Keluarga Besar MAN 4 Tanah Datar melaksanakan implementasi Panca Cinta serta aksi sosial dengan mengunjungi rumah duka salah seorang murid MAN 4 Tanah Datar yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Kegiatan takziah dilaksanakan di rumah duka yang berlokasi di Bunga Tanjung, Selasa (21/7/26) sebagai wujud kepedulian, empati dan rasa kekeluargaan yang menjadi bagian dari budaya madrasah.
Rombongan dipimpin Kepala MAN 4 Tanah Datar , Ardoni Ernanda, MAg bersama para Wakil Kepala Madrasah, guru yang membidangi kegiatan sosial madrasah, wali kelas, perwakilan siswa sekelas almarhum dan pengurus OSIM. Kehadiran keluarga besar madrasah yang ke-2 ini menjadi bentuk dukungan moril kepada keluarga yang sedang berduka sekaligus mempererat ukhuwah antara madrasah dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut H. Fadli Ilhami Shamar, Lc, Guru MAN 4 Tanah Datar, menyampaikan tausiyah yang mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa bersabar, bertawakal, serta mengambil hikmah dari setiap musibah yang Allah SWT tetapkan. Beliau mengingatkan bahwa setiap manusia akan kembali kepada Allah SWT dan yang terpenting adalah mempersiapkan bekal amal saleh selama hidup di dunia, InsyaaAllah anak kita syahid.
Di akhir tausiyah Fadli Ilhami Shamar memimpin doa bersama untuk almarhum agar diampuni segala dosa, diterima seluruh amal ibadahnya, dilapangkan kuburnya, serta ditempatkan di sisi Allah SWT bersama orang-orang yang beriman. Doa juga dipanjatkan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah tersebut.
Kepala MAN 4 Tanah Datar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), khususnya Panca Cinta, yaitu menumbuhkan cinta kepada sesama manusia melalui kepedulian sosial, empati, dan kebersamaan dalam menghadapi setiap ujian kehidupan. Madrasah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga membentuk karakter peserta didik agar memiliki akhlak mulia, jiwa sosial, dan rasa persaudaraan yang kuat.
Melalui kegiatan takziah ini, diharapkan seluruh warga madrasah semakin menyadari pentingnya menjaga persaudaraan, saling menguatkan dalam musibah, serta menjadikan peristiwa ini sebagai pengingat untuk selalu berhati-hati dalam berkendara, mematuhi peraturan lalu lintas, dan senantiasa memohon perlindungan kepada Allah SWT dalam setiap perjalanan. (humas).






