PASAMAN, HARIANHALUAN.ID — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Pasaman. Guru SD Negeri (SDN) 05 Pauh, Kecamatan Lubuk Sikaping, Ghenny Aosi, berhasil lolos sebagai peserta Training on Science Education through Spatial and Environmental Perspectives yang akan diselenggarakan di Guizhou Normal University, Provinsi Guizhou, Republik Rakyat Tiongkok, pada 28 Juli hingga 3 Agustus 2026.
Keberhasilan tersebut menjadikan Ghenny Aosi sebagai satu-satunya guru asal Kabupaten Pasaman yang berhasil lolos dalam seleksi nasional untuk mengikuti program pendidikan internasional tersebut. Ia juga menjadi salah satu dari empat guru yang mewakili Provinsi Sumatera Barat pada kegiatan yang diikuti guru-guru terpilih dari seluruh Indonesia.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian 2026 China-ASEAN Education Cooperation Week yang diselenggarakan melalui kerja sama SEAMEO QITEP in Science dengan Secretariat of the Organizing Committee of China-ASEAN Education Cooperation Week.
Kepastian keikutsertaan Ghenny Aosi dibuktikan dengan diterbitkannya surat undangan resmi tertanggal 10 Juli 2026 dan surat penerimaan peserta (Acceptance Letter) tertanggal 14 Juli 2026 yang menyatakan dirinya diterima sebagai peserta pelatihan internasional tersebut.
Dalam surat undangan dijelaskan bahwa Ghenny Aosi akan mengikuti SEAMEO-ACC-CAECW Master Class for Teachers sebagai bagian dari kegiatan China-ASEAN Education Cooperation Week yang berlangsung di Provinsi Guizhou, Tiongkok.
Seleksi program ini diikuti oleh guru-guru dari berbagai daerah di Indonesia. Dari proses seleksi tersebut, hanya empat guru dari Provinsi Sumatera Barat yang dinyatakan lolos, dan Ghenny Aosi menjadi satu-satunya perwakilan dari Kabupaten Pasaman.
Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran sains berbasis pendekatan spasial dan lingkungan, sekaligus memperkuat penerapan metode pembelajaran berbasis penyelidikan (inquiry-based learning) dan pengalaman langsung (experiential learning).
Selama mengikuti kegiatan, peserta akan memperoleh kesempatan berdiskusi dan bertukar pengalaman dengan para pendidik dari berbagai negara ASEAN dan Tiongkok mengenai inovasi pembelajaran dan pengembangan pendidikan.
Penyelenggara juga menyediakan fasilitas berupa akomodasi selama enam malam, konsumsi selama tujuh hari, serta layanan antar-jemput dari dan ke bandara. Sementara biaya tiket penerbangan internasional menjadi tanggung jawab masing-masing peserta.
Keberhasilan Ghenny Aosi menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SDN 05 Pauh, masyarakat Kabupaten Pasaman, serta dunia pendidikan di Sumatera Barat.
Prestasi tersebut menunjukkan bahwa guru dari daerah memiliki kemampuan dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional apabila diberikan kesempatan untuk mengembangkan kompetensinya.
Sepulang dari pelatihan nanti, ilmu dan pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah sekaligus dibagikan kepada guru-guru lainnya di Kabupaten Pasaman.
Keikutsertaan Ghenny Aosi juga diharapkan menjadi motivasi bagi para tenaga pendidik di Pasaman untuk terus meningkatkan kualitas diri, mengikuti program pengembangan profesi, serta berani bersaing dalam berbagai ajang pendidikan bertaraf internasional.
Dengan capaian tersebut, Kabupaten Pasaman kembali membuktikan memiliki sumber daya manusia yang berkualitas di bidang pendidikan. Keberhasilan Ghenny Aosi sebagai satu-satunya guru asal Pasaman dan salah satu dari empat wakil Sumatera Barat yang lolos dari seleksi peserta seluruh Indonesia menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah serta diharapkan mampu menginspirasi lahirnya prestasi-prestasi serupa pada masa mendatang. (*)












