PESISIR SELATAN, harianhaluan. id – MTsN 2 Pesisir Selatan (Pessel) menggelar Lokakarya Pengembangan Kurikulum Madrasah Berbasis Cinta dan Penerapan Deep Learning Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan tema “Membentuk Karakter Toleran, Inklusif dengan Penuh Kasih Sayang untuk Generasi Alpha” di Hall Saga Murni Hotel, Salido, Kecamatan IV Jurai, Rabu (22/7/16).
Kegiatan tersebut dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Pesisir Selatan, H. Yufrizal, SAg, MHI dan diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri atas kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru, wali kelas dan tenaga kependidikan.
Kakankenenag dalam pembukaan kegiatan memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan lokakarya sebagai langkah nyata madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan profesionalisme tenaga pendidik.
Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, mengidentifikasi berbagai tantangan pembelajaran, serta merumuskan langkah konkret yang dapat diterapkan di ruang kelas demi peningkatan kualitas peserta didik.
Kepala MTsN 2 Pessel sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Alfauzan, SAg, MM dalam sambutan dan laporannya menyampaikan bahwa lokakarya ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan kurikulum dan proses pembelajaran sekaligus merumuskan strategi pendidikan yang lebih inovatif, bermakna, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.
Menurutnya, perkembangan dunia pendidikan yang dinamis menuntut madrasah untuk terus beradaptasi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, berkesadaran, menyenangkan, serta berlandaskan nilai-nilai agama.
Lebih lanjut, Alfauzan menyampaikan kegiatan lokakarya dilaksanakan dua hari, Rabu dan Kamis (22–23/7/26), dengan menghadirkan dua narasumber dari Kota Padang. Pada hari pertama, materi disampaikan Dr. Ahmad Asdi, MPd, Kepala MAN 2 Padang sekaligus Anggota Tim Pengembang Mutu dan Kurikulum Madrasah Kanwil Kemenag Sumbar serta Ketua KKMA Sumbar. Sementara pada hari kedua, peserta akan mendapatkan penguatan materi dari Irdawati, MPd, Pengawas Madrasah Kota Padang, Pengurus PW-PGMNI Provinsi Sumbar dan Fasilitator Sumbar.
Lokakarya bertujuan mengevaluasi pelaksanaan kurikulum dan proses pembelajaran pada semester sebelumnya, menyusun dan merumuskan Modul Ajar serta Kurikulum Operasional Madrasah untuk satu tahun ajaran ke depan, sekaligus meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesionalisme pendidik serta tenaga kependidikan. Pelaksanaan kegiatan juga menjadi bagian dari program kerja tahunan MTsN 2 Pesisir Selatan dalam melakukan evaluasi terhadap hasil TKA Tahun Pelajaran 2025/2026 dan Asesmen Akhir Siswa Madrasah Tahun 2026.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan pendekatan Deep Learning yang menekankan pembelajaran mendalam, pemahaman bermakna, berpikir kritis, serta penguatan nilai kasih sayang, empati, toleransi, dan penghargaan terhadap keberagaman. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun lingkungan pembelajaran yang humanis dan inklusif, sekaligus menjawab tantangan pendidikan dalam membentuk karakter Generasi Alpha yang memiliki ilmu pengetahuan, keterampilan, dan adab yang baik.
Alfauzan mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh agar ilmu, pengalaman, dan keterampilan yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran sepanjang Tahun Pelajaran 2026/2027. (humas).






