POLITIK

Zulmaeta Gabung Gerindra, Demokrat: Politik Itu Dinamis

×

Zulmaeta Gabung Gerindra, Demokrat: Politik Itu Dinamis

Sebarkan artikel ini

PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.ID — Bergabungnya Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta ke Partai Gerindra tidak membuat Partai Demokrat Kota Payakumbuh menunjukkan sikap berlebihan.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Payakumbuh, Ridwan Sabirin, menanggapi santai perpindahan politik Zulmaeta tersebut.

Ketika ditanya wartawan Haluan terkait sikap partainya atas bergabungnya Zulmaeta ke Gerindra, Ridwan mengatakan bahwa politik merupakan sesuatu yang dinamis.

“Biasa aja, politik itu dinamis,” ujar Ridwan, Senin (21/9).

Sebelumnya, Zulmaeta merupakan pasangan calon wali kota yang diusung Partai Demokrat bersama PPP pada Pilkada Kota Payakumbuh 2024. Pasangan Zulmaeta-Elzadaswarman kemudian memenangkan kontestasi tersebut.

Baca Juga  Nasdem Sumbar Ajak Kader Solid Perjuangkan Epyardi-Ekos

Kini, Zulmaeta bergabung dengan Gerindra dan dipercaya menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Gerindra Kota Payakumbuh. Setelah Surat Keputusan (SK) definitif diserahkan oleh Ketua Harian DPP Gerindra, Zulmaeta akan menjadi Ketua DPC Gerindra Kota Payakumbuh.

Perubahan posisi politik Zulmaeta tersebut turut menjadi perhatian karena kakak kandungnya, Armen Faindal, merupakan anggota DPRD Kota Payakumbuh dari Partai Demokrat.

Berbeda dengan Zulmaeta yang kini bergabung dengan Gerindra, Armen hingga saat ini masih menyatakan sikap tegak lurus bersama Demokrat.

Ridwan menegaskan, pilihan politik seseorang tidak ditentukan oleh hubungan persaudaraan.

“Keyakinan politik pribadi tidak ditentukan oleh hubungan persaudaraan,” ujarnya.

Baca Juga  Daftarkan Caleg ke KPU Sumbar, PSI Targetkan Satu Kursi per Dapil

Dengan demikian, perpindahan Zulmaeta ke Gerindra tidak serta-merta diikuti Armen. Keduanya tetap menjalankan pilihan politik masing-masing meski berada dalam satu panggung politik di Kota Payakumbuh.

Bagi Demokrat, bergabungnya Zulmaeta ke Gerindra menjadi bagian dari dinamika politik yang harus dihadapi partai. Sementara Zulmaeta kini menjalankan peran barunya bersama Gerindra di tengah posisinya sebagai Wali Kota Payakumbuh.

Perbedaan pilihan politik tersebut juga menunjukkan dinamika politik di tingkat lokal, ketika hubungan keluarga tetap berjalan sementara pilihan dan kendaraan politik berada di jalur masing-masing. (*)